loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

NTT Siap Jadi Model Nasional Pengembangan Kakao Terpadu

October 10, 2025October 20, 2025 Artikel
Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat berdiskusi dengan Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP Normansyah Hidayat di Ruang Kerja Gubernur

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersiap menjadi pionir pengembangan kakao nasional melalui program hulu–hilir terpadu yang digagas bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT.

Hal itu terungkap saat Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Kepala Dinas Perkebunan Joaz Bily Oemboe Wanda, menerima audiensi Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP Normansyah Hidayat dan Kepala Kanwil DJPb NTT Adi Setiawan di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (9/10/2025).

Pertemuan itu menandai langkah strategis NTT menuju pembangunan perkebunan kakao modern dengan sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kita mulai dulu dengan yang ada. Besar atau kecil tidak masalah, yang penting dimulai agar jadi contoh bagi daerah lain,” tegas Gubernur Melki Laka Lena.

Direktur BPDP Normansyah Hidayat menjelaskan, proyek percontohan akan dimulai di Zuzuzea, Nangapenda, Kabupaten Ende, yang memiliki potensi besar dari pembibitan hingga pengolahan hasil.

“Program ini bersifat full package — mulai pembibitan, peremajaan, panen, hingga hilirisasi. Bahkan disiapkan beasiswa untuk SDM kakao di wilayah pengembangan,” katanya.

Sementara itu, Joaz Bily Oemboe Wanda memaparkan bahwa NTT memiliki sekitar 60.000 hektare kebun kakao dengan produksi 20.000 ton per tahun, namun sebagian besar tanaman sudah tua dan perlu diremajakan.

“Setiap petani akan mendapat bantuan hingga dua hektare. Kami siapkan bibit lokal berkualitas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sentra kakao di NTT tersebar di Sikka, Ende, Flores Timur, Manggarai Timur, dan Sumba Barat. Saat ini, Dinas Perkebunan tengah mengidentifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) agar program berjalan tepat sasaran.

Program pengembangan kakao dijadwalkan mulai 2026, setelah regulasi pendukung diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Implementasi akan disinergikan dengan Anggaran Bantuan Transfer (ABT) agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Dasa Cita pertama Gubernur Melki Laka Lena, yakni membangun rantai pasok efisien dengan teknologi modern dan hilirisasi kuat di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, NTT menargetkan menjadi motor ekonomi baru berbasis kakao berkelanjutan, bernilai tambah tinggi, dan berdaya saing nasional.

Sumber : NTT Siap Jadi Model Nasional Pengembangan Kakao Terpadu – Kupang News

Post navigation

Previous Previous
Pemprov NTT Siap Kolaborasi dengan BPDP Kembangkan Program Hulu–Hilir Kakao Mulai 2026
NextContinue
Optimis Target Pangan Aman, Kini Mentan Amran Fokuskan Hilirisasi Pertanian Nasional
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search