Penghargaan Swasembada Pangan 2025: Prestasi Gemilang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Sumber: Dokumen Resmi Penghargaan Swasembada Pangan Tahun 2025, Kementerian Pertanian RI

Kupang, 13 Januari 2026 – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada acara penghargaan Swasembada Pangan Tahun 2025 yang digelar di Jakarta pada 12 Januari 2026, Provinsi NTT berhasil meraih pengakuan atas dedikasi dan inovasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penghargaan ini diberikan kepada para tokoh dan institusi yang telah berkontribusi signifikan dalam mewujudkan swasembada pangan, dengan total 40 penerima dari berbagai cluster di seluruh Indonesia.

Penghargaan ini mencakup beberapa cluster, termasuk Cluster SKM/TAM, Cluster PJ Provinsi & Kabupaten Eselon II, Cluster Kepala Dinas Provinsi/Kabupaten, Cluster TNI, Cluster Pimwil Bulog, dan Cluster Kanca Bulog. Fokus utama penghargaan adalah mengapresiasi upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, institusi terkait, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan produksi pangan, distribusi, serta ketahanan masyarakat terhadap krisis pangan.

Sorotan Khusus: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Di antara para penerima penghargaan, yang paling membanggakan bagi masyarakat NTT adalah penghargaan yang diterima oleh Joaz Bily Oemboe Wanda, S.P., selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Beliau terpilih dalam Cluster Kepala Dinas Provinsi/Kabupaten (5 Kadis Provinsi), yang mengakui peran strategisnya dalam memimpin program-program ketahanan pangan di wilayah NTT.

Joaz Bily Oemboe Wanda telah memimpin berbagai inisiatif inovatif, seperti pengembangan pertanian berkelanjutan di daerah semi-kering NTT, peningkatan produksi tanaman pangan lokal, dan kolaborasi dengan petani untuk mengatasi tantangan iklim. Di bawah kepemimpinannya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT berhasil meningkatkan akses masyarakat terhadap benih unggul, pupuk, dan teknologi pertanian modern. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen beliau dalam mendukung visi nasional swasembada pangan, khususnya di wilayah timur Indonesia yang sering menghadapi kendala geografis dan cuaca ekstrem.

Kontribusi Lain dari NTT dalam Penghargaan Ini

Selain Kepala Dinas, Provinsi NTT juga diwakili dalam Cluster PJ Provinsi & Kabupaten Eselon II oleh Andi Faisal, S.P., M.P., yang menjabat sebagai Kepala Balai Besar Benih Perlintan Perkebunan. Kehadiran beliau dalam daftar penerima menegaskan peran penting NTT dalam pengembangan benih dan perkebunan nasional. Kontribusi ini melengkapi upaya kolektif provinsi dalam mendukung program pemerintah pusat untuk ketahanan pangan.

Penghargaan ini juga mencerminkan sinergi antara NTT dengan provinsi lain, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan Papua Selatan, yang turut meraih penghargaan dalam cluster yang sama. Namun, bagi NTT, ini adalah momentum untuk semakin memperkuat posisinya sebagai penghasil pangan potensial di Indonesia Timur.

Makna Penghargaan bagi NTT

Penghargaan Swasembada Pangan 2025 ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi seluruh stakeholders di NTT untuk terus berinovasi. Di tengah tantangan seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya, prestasi ini membuktikan bahwa dengan kerjasama yang solid, swasembada pangan bukan lagi mimpi. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT berkomitmen untuk melanjutkan program-program seperti penguatan kelompok tani, diversifikasi tanaman, dan edukasi masyarakat tentang pola konsumsi pangan sehat.

Bagi masyarakat NTT, khususnya di Kupang dan sekitarnya, penghargaan ini menjadi inspirasi untuk turut serta dalam gerakan ketahanan pangan. Mari kita dukung upaya pemerintah daerah dengan berpartisipasi aktif dalam pertanian rumah tangga dan mendukung produk lokal.

Similar Posts