Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jagung melalui Penyiangan di BBI Tarus

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Balai Benih Induk (BBI) Tarus Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas pertanian lokal. Baru-baru ini, BBI Tarus melaksanakan kegiatan penyiangan di Blok 2 yang melibatkan seluruh staf sebagai bagian dari perawatan tanaman jagung yang sedang tumbuh.
Penyiangan dilakukan untuk membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jagung. Gulma merupakan salah satu musuh utama dalam pertanian, karena dapat bersaing dengan tanaman utama dalam menyerap unsur hara, air, dan cahaya matahari yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Dengan adanya gulma, tanaman jagung akan kekurangan sumber daya yang diperlukan, yang pada akhirnya dapat mengurangi hasil panen.
Selain itu, kegiatan penyiangan juga memiliki tujuan penting lainnya, yaitu untuk mencegah serangan hama dan penyakit yang bisa merusak tanaman jagung. Dengan membersihkan area sekitar tanaman, petani dapat mengurangi potensi berkembangnya hama dan penyakit yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Perawatan tanaman jagung yang dilakukan dengan tepat dan berkelanjutan ini sangat penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Provinsi NTT. Langkah-langkah perawatan seperti penyiangan membantu memastikan bahwa tanaman jagung dapat tumbuh dengan optimal, menghasilkan panen yang berkualitas, dan pada akhirnya meningkatkan ketahanan pangan di daerah ini.
