Kalibrasi Fasilitas Pengujian Mutu Benih: Langkah Strategis UPTD PSB dalam Menjaga Kualitas Pertanian NTT

Kalibrasi Fasilitas Pengujian Mutu Benih: Langkah Strategis UPTD PSB dalam Menjaga Kualitas Pertanian NTT

Pada 3 Februari 2026, UPTD Pengawas Sertifikasi Benih (PSB) melaksanakan kegiatan kalibrasi Fasilitas Pengujian Mutu Benih dan evaluasi dalam pengujian mutu benih pada seksi pengujian mutu benih. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga standar kualitas benih yang digunakan oleh petani di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mendukung ketahanan pangan daerah.

Kalibrasi adalah proses pengaturan dan penyesuaian alat ukur atau instrumen pengujian agar hasil pengujian benih sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan kalibrasi yang tepat, fasilitas pengujian dapat memberikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa benih yang disertifikasi memiliki kualitas yang tinggi dan dapat mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal.

Mutu benih adalah indikator penting dalam sektor pertanian, yang menentukan keberhasilan dalam menghasilkan tanaman yang produktif dan tahan terhadap penyakit. Benih yang berkualitas akan memberikan daya tumbuh yang baik, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta hasil panen yang maksimal. Oleh karena itu, pengujian mutu benih yang akurat dan terpercaya sangat diperlukan untuk memastikan kualitas benih yang disertifikasi dan digunakan oleh petani di NTT.

Kegiatan kalibrasi dan evaluasi pengujian mutu benih ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pertanian di NTT, serta mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Similar Posts