loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Perkuat Ketahanan Pangan, Penyuluh Pertanian Siap Dampingi Petani di NTT

March 2, 2026March 3, 2026 Artikel

Guna mendukung program ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur, para penyuluh pertanian menyatakan kesiapan untuk terus mendampingi petani yang membutuhkan pendampingan di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Penyuluh Pertanian Provinsi NTT, Jose De Auraujo Freitas, S.Pt., kepada wartawan Likurai.com, Sabtu (27/02/2026).

Jose menjelaskan, hingga saat ini jumlah penyuluh pertanian di Provinsi NTT mencapai 2.277 orang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Namun, jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi kebutuhan ideal di lapangan.

“Seharusnya setiap desa didampingi oleh satu penyuluh pertanian. Namun karena keterbatasan jumlah, di beberapa wilayah satu penyuluh harus melayani dua bahkan tiga desa sekaligus. Hal ini tentu berpengaruh terhadap efektivitas pendampingan,” ujarnya.

Ia menguraikan, keterbatasan tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi di mana tidak semua penyuluh bertugas langsung di lapangan. 

Sebagian penyuluh masih menjalankan tugas sebagai tenaga administrasi di kantor, sehingga beban pendampingan di desa menjadi tidak seimbang.

Meski demikian, Jose menegaskan bahwa penyuluh pertanian yang bertugas di desa tetap aktif mengawal seluruh aktivitas pertanian, mulai dari masa pra-tanam hingga pascapanen. Para petani, kata dia, secara rutin berkoordinasi dengan penyuluh untuk mendapatkan pendampingan teknis.

“Contohnya, sebelum dilakukan panen raya di kebun milik UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita, terlebih dahulu dilakukan ubinan oleh para penyuluh. Hasilnya, produksi jagung pipil basah mencapai 6,9 ton per hektare. 

Jika dikonversi menjadi jagung pipil kering, hasilnya berkisar 4,8 hingga 4,9 ton per hektare,” jelasnya.

Dari dua kebun milik UPTD tersebut, total produksi yang dihasilkan mencapai sekitar 14 ton. Capaian ini, menurut Jose, menunjukkan pentingnya peran penyuluh dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia menambahkan, untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dan daerah, para penyuluh pertanian selalu siap mendampingi petani di lapangan serta memberikan edukasi yang sesuai dengan potensi dan kondisi wilayah masing-masing.

“Sebagai penyuluh, kami berperan mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan potensi lokal. 

Di daerah yang ketersediaan airnya terbatas, kami merekomendasikan komoditas yang lebih sesuai dengan kondisi lahan,” pungkasnya.

Sumber : Perkuat Ketahanan Pangan, Penyuluh Pertanian Siap Dampingi Petani di NTT – Baomong.ID

Post navigation

Previous Previous
NTT Masuk 10 Besar Nasional, Potensi Luas Panen dan Produksi Padi April 2026 Versi BPS
NextContinue
Wakil Gubernur NTT Sarankan Negosiasi dengan Tiga Kementerian
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search