loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Cuaca Ekstrem di NTT: Hujan Ringan hingga Sangat Lebat pada 03-09 Maret 2026

March 4, 2026March 4, 2026 Informasi

Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan akan mengalami perubahan cuaca yang signifikan pada periode 03 hingga 09 Maret 2026, berdasarkan hasil pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi dinamika atmosfer yang mempengaruhi cuaca di wilayah NTT melibatkan beberapa faktor utama, termasuk suhu muka laut yang berkisar antara 28°C hingga 30°C dengan anomali suhu antara -1.0°C hingga +1.5°C. Tekanan udara yang tercatat di wilayah Indonesia umumnya berada dalam kisaran 1006 hPa hingga 1010 hPa, sedangkan di wilayah Asia dan Australia mengalami variasi antara 1008 hingga 1028 hPa dan 995 hingga 1016 hPa. Faktor-faktor ini menjadi dasar bagi peramalan cuaca di wilayah NTT pada periode mendatang.

Pada tanggal 03 hingga 06 Maret 2026, wilayah NTT diperkirakan akan mengalami cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga sangat lebat. Wilayah-wilayah seperti Pulau Timor, Rote, Sumba, dan Flores akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari hujan ringan hingga sangat lebat yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang. Hujan lebat yang diperkirakan dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di daerah-daerah yang rawan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Pada tanggal 07 hingga 09 Maret 2026, cuaca di beberapa wilayah, seperti Pulau Sabu dan Pulau Alor, diperkirakan akan lebih cerah dengan peluang hujan ringan hingga sedang. Meskipun demikian, potensi hujan sedang dan angin kencang masih dapat terjadi di beberapa daerah.

Dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah NTT juga dipengaruhi oleh fenomena atmosfer skala regional. Salah satu faktor utama yang memengaruhi cuaca di NTT adalah pengaruh Monsun Asia yang menguat, serta fenomena La Nina yang kini tergolong lemah. Selain itu, gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Kelvin Waves juga memberikan dampak terhadap pola cuaca di kawasan ini. Gelombang Equator Rossby yang aktif di wilayah ini turut meningkatkan potensi terjadinya hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Selain fenomena skala regional, ada dua sistem tekanan rendah yang terpantau berada di utara Australia, yaitu Bibit Siklon Tropis 93S dan Bibit Siklon Tropis 92P. Kedua sistem tekanan rendah ini diperkirakan akan berkembang lebih lanjut, dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah NTT. Bibit Siklon Tropis 93S dan 92P memiliki peluang untuk menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai dengan peningkatan kecepatan angin yang cukup signifikan. Masyarakat di wilayah NTT diingatkan untuk mengantisipasi potensi peningkatan intensitas hujan serta dampak dari angin kencang yang dapat merusak infrastruktur dan menyebabkan bencana alam.

Selain itu, ada Bibit Siklon Tropis 90S yang terpantau bergerak menuju selatan Pulau Sumba pada tanggal 05 Maret 2026. Bibit siklon tropis ini diperkirakan akan meningkatkan potensi hujan lebat, serta meningkatkan kecepatan angin di wilayah selatan NTT. Meskipun demikian, Bibit Siklon Tropis 90S diperkirakan akan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah NTT pada akhir periode tersebut.

BMKG juga memberikan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat/petir dan angin kencang. Hal ini dapat menimbulkan ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan perkembangan cuaca terkini dan menjaga kewaspadaan terhadap bencana yang mungkin terjadi.

Masyarakat juga disarankan untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi bencana, seperti memastikan drainase tetap lancar, menghindari lokasi rawan bencana, dan mengikuti petunjuk dari otoritas setempat untuk mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem. BMKG akan terus memperbarui informasi cuaca yang dapat digunakan untuk merencanakan aktivitas sehari-hari dan mengurangi dampak dari potensi bencana yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak stabil di wilayah NTT.

Sumber:
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Proyeksi Cuaca Mingguan untuk Wilayah NTT, 03 – 09 Maret 2026

Informasi Kontak:
Stasiun Meteorologi El Tari Kupang
Kepala Stasiun Meteorologi: Sti Nenot’ek, S.Si, M.Si
Forecaster on Duty: Tulus Gabe Cahyo Sianturi, S.Tr
Email: info@bmkgntt.go.id
Telp: (0380) 123456789

Post navigation

Previous Previous
BI Proyeksi Ekonomi NTT Tahun 2026 Tumbuh Hingga 5,54 Persen
NextContinue
Dari Kebun ke Layar Ponsel: Cara Petani Tuik Bukael di Molo Tengah Promosi Produk dan Bersuara Untuk Kebutuhan Mereka
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search