Sertifikasi 89 Ribu Benih Kelapa Dalam Adonara untuk Pengembangan Kelapa di Kabupaten Ngada

Flores Timur – Upaya menjamin ketersediaan benih unggul terus dilakukan melalui kegiatan sertifikasi benih kelapa varietas Kelapa Dalam Adonara di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.
Kegiatan sertifikasi dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 oleh Pengawas Benih Tanaman (PBT) Kabupaten Flores Timur, Wolfgang Kia Boro, SP, yang didampingi oleh Tim Perbenihan Perkebunan Kabupaten Flores Timur.
Sertifikasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa benih kelapa yang akan digunakan dalam kegiatan pengembangan dan perluasan tanaman kelapa di Kabupaten Ngada telah memenuhi standar mutu benih bersertifikat, baik dari sisi kemurnian varietas, kesehatan benih, maupun kualitas fisiknya.
Sertifikasi Benih Kelapa Dilakukan di Empat Desa
Kegiatan sertifikasi benih kelapa Kelapa Dalam Adonara dilaksanakan pada empat desa di Kecamatan Adonara Barat, dengan jumlah butiran benih sebagai berikut:
- Desa Nisa Nulan sebanyak 7.613 butir
- Desa Kolilanang sebanyak 19.243 butir
- Desa Kolimaasang sebanyak 25.462 butir
- Desa Duwanur sebanyak 36.880 butir
Dari kegiatan tersebut, total butiran benih kelapa yang disertifikasi mencapai 89.198 butir.
Sertifikasi dilakukan sebagai bagian dari proses pengawasan mutu benih sehingga benih yang dihasilkan benar-benar layak digunakan dalam kegiatan pengembangan perkebunan kelapa.
Mendukung Pengembangan Tanaman Kelapa di Kabupaten Ngada
Benih yang telah melalui proses sertifikasi benih kelapa varietas Kelapa Dalam Adonara ini selanjutnya akan dimanfaatkan dalam kegiatan pengembangan dan perluasan tanaman kelapa di Kabupaten Ngada.
Varietas Kelapa Dalam Adonara dikenal sebagai salah satu varietas kelapa lokal yang memiliki potensi produksi yang baik serta mampu beradaptasi dengan kondisi agroklimat di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dengan penggunaan benih kelapa bersertifikat, diharapkan produktivitas tanaman kelapa dapat meningkat serta mendukung pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani di NTT.
