Pemeriksaan Fase Masak Sertifikasi Padi Varietas Ciherang Kelas BR di Desa Dafala, Tasifeto Timur

Pemeriksaan fase masak sertifikasi padi varietas Ciherang kelas BR dilaksanakan di Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur. Kegiatan ini berlangsung pada lahan seluas 1 hektare milik Damianus Ehak. Pemeriksaan dilakukan di blok 1 sebagai bagian dari tahapan sertifikasi benih. Pemeriksaan fase masak sertifikasi padi varietas Ciherang kelas BR menjadi langkah penting menjaga mutu benih.
Foto lapangan menunjukkan hamparan padi sudah menguning dan berada pada kondisi mendekati panen. Kondisi ini menandakan tanaman memasuki fase masak yang dinilai dalam proses sertifikasi. Petugas memeriksa keseragaman tanaman, kondisi malai, dan tingkat kemasakan pertanaman di lapangan. Hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk menilai kelayakan pertanaman sebagai calon benih bersertifikat. Proses ini penting agar benih yang dihasilkan memiliki identitas varietas yang tetap jelas.
Foto juga mencatat lokasi pada koordinat -9.153989 LS dan 124.986515 BT. Lahan tersebut berada pada ketinggian 405,8 meter di wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini terdokumentasi pada Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Dokumentasi lapangan memperkuat catatan teknis selama tahapan sertifikasi berlangsung.
Varietas Ciherang dikenal luas karena produktif dan banyak dibudidayakan oleh petani. Karena itu, pengawasan lapangan harus dilakukan teliti agar mutu benih tetap terjaga. Pemeriksaan fase masak membantu memastikan proses produksi benih berjalan sesuai standar teknis. Ketelitian pemeriksaan lapangan juga membantu meminimalkan risiko penurunan kualitas benih.
Kegiatan di Desa Dafala menunjukkan komitmen penguatan sistem perbenihan hingga tingkat lapangan. Dengan pendampingan yang konsisten, petani dapat menghasilkan benih yang lebih terjamin mutunya. Hasil dari tahapan ini menjadi referensi penting untuk proses sertifikasi berikutnya. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan petani terhadap benih padi bersertifikat. Upaya ini diharapkan mendukung ketersediaan benih unggul dan peningkatan produksi padi daerah.
