loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Gerakan Pengendalian OPT Padi Tekan Serangan Penggerek Batang dan Wereng

April 24, 2026April 24, 2026 Artikel
Gerakan Pengendalian OPT Padi Tekan Serangan Penggerek Batang dan Wereng

Gerakan Pengendalian OPT Padi dilaksanakan sebagai upaya menjaga produktivitas tanaman padi di tingkat petani. Kegiatan ini dilakukan pada dua kelompok tani dengan total luas pengendalian mencapai 20 hektare.

Salah satu kelompok yang terlibat adalah Kelompok Tani Syalom. Kelompok ini menjadi bagian penting dalam pengendalian organisme pengganggu tumbuhan pada tanaman padi.

OPT yang menjadi sasaran utama adalah penggerek batang dan wereng batang coklat. Kedua hama tersebut dikenal dapat menurunkan hasil panen jika tidak segera dikendalikan.

Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, intensitas serangan berada pada kategori sedang. Kondisi ini membutuhkan tindakan cepat agar serangan tidak berkembang lebih luas.

Gerakan Pengendalian OPT Padi dilakukan secara bersama antara petani dan petugas lapangan. Kegiatan ini bertujuan menekan populasi hama sejak awal perkembangan serangan.

Bahan pengendalian yang digunakan bersifat ramah lingkungan. Pemilihan bahan tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sawah.

Pendekatan ramah lingkungan juga membantu melindungi musuh alami hama di area pertanaman. Dengan begitu, pengendalian tidak hanya efektif, tetapi juga lebih aman bagi lingkungan.

Petani juga diarahkan untuk terus melakukan pengamatan rutin pada tanaman padi. Pemantauan berkala penting untuk mengetahui perkembangan serangan hama di lapangan.

Melalui Gerakan Pengendalian OPT Padi, petani diharapkan lebih tanggap terhadap ancaman hama. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama dalam menjaga tanaman padi tetap sehat.

Pengendalian pada lahan 20 hektare ini menjadi langkah nyata perlindungan tanaman. Upaya tersebut mendukung peningkatan hasil panen dan keberlanjutan usaha tani padi.

Post navigation

Previous Previous
Supervisi Panen Benih Padi Varietas Ciherang di Balai Benih Utama Lembor, Manggarai Barat
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search