Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Pemprov NTT Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik, Gubernur Melki: “Ini Kerja Keras Semua Pihak”

May 20, 2026May 21, 2026 Artikel
Pemprov NTT Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik, Gubernur Melki Ini Kerja Keras Semua Pihak

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik kategori Pengendalian Inflasi Regional Nusa Tenggara dan Maluku dalam ajang “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026” yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5/2026).

Atas capaian tersebut, Pemprov NTT menerima hadiah Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam ajang penghargaan yang diikuti pemerintah daerah dari wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen di NTT dalam menjaga stabilitas ekonomi dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

“Terima kasih untuk penghargaan dari Pak Mendagri kepada NTT sebagai provinsi terbaik wilayah Nusa Tenggara dan Maluku untuk pengendalian inflasi daerah. Tentu pencapaian ini adalah kerja keras semua pihak yang membantu, mulai dari Forkopimda NTT, para bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, Forkopimda tingkat II se-NTT, para pengusaha, media, kampus, teman-teman ekonomi, para pedagang, pelaku produksi kebutuhan pokok, Bulog, perbankan dan semua pihak,” kata Melki dalam keterangannya.

Menurut Melki, keberhasilan pengendalian inflasi di NTT tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga dukungan sektor produksi, distribusi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam menjaga pasokan kebutuhan pokok di seluruh wilayah NTT.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memperkuat produksi daerah, meningkatkan hilirisasi dan industrialisasi, serta memastikan distribusi barang tetap berjalan baik agar kestabilan harga tetap terjaga.

“Semoga dengan pencapaian ini kita terus menjaga agar semakin baik dalam pengendalian inflasi daerah. Kita ingin produksi-produksi di NTT terus meningkat, hilirisasi dikembangkan dengan baik, industrialisasi berjalan, distribusi barang terjaga di seluruh NTT, dan kebutuhan pokok masyarakat dipastikan aman sehingga inflasi benar-benar bisa dikendalikan dengan baik,” ujarnya.

Melki menambahkan pengendalian inflasi yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar lebih produktif dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Ini kerja keras bersama dan terima kasih untuk seluruh masyarakat NTT yang luar biasa mendukung pemerintah provinsi hingga kita bisa mendapatkan penghargaan ini,” katanya.

Selain penghargaan untuk tingkat provinsi, Kabupaten Sumba Timur juga meraih penghargaan Terbaik I tingkat kabupaten pada kategori Pengendalian Inflasi Regional Nusa Tenggara dan Maluku.

Posisi Terbaik II diraih Kabupaten Bima, sedangkan Terbaik III diberikan kepada Kabupaten Maluku Tenggara. Untuk tingkat kota, penghargaan diberikan kepada Kota Tual.

Ajang “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026” merupakan bentuk penghargaan Kemendagri kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja unggul, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Penghargaan diberikan dalam empat kategori utama, yakni Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penurunan Tingkat Pengangguran.

Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Regional Nusa Tenggara dan Maluku, penghargaan tingkat kabupaten diberikan kepada Kabupaten Pulau Morotai sebagai Terbaik I, Kabupaten Halmahera Utara sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Halmahera Tengah sebagai Terbaik III.

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Ternate, sedangkan tingkat provinsi dimenangkan Provinsi Maluku Utara.

Sementara pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, daerah asal NTT mendominasi penghargaan tingkat kabupaten.

Kabupaten Lembata meraih Terbaik I, disusul Kabupaten Alor sebagai Terbaik II dan Kabupaten Sikka sebagai Terbaik III. Untuk tingkat kota, penghargaan diberikan kepada Kota Tidore Kepulauan, sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Maluku Utara.

Kemendagri juga memberikan hadiah Rp1 miliar hingga Rp3 miliar kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menurunkan angka pengangguran melalui kebijakan inovatif dan penciptaan lapangan kerja.

Pada kategori Creative Financing atau Pembiayaan Kreatif Regional Nusa Tenggara dan Maluku, penghargaan tingkat kabupaten diberikan kepada Kabupaten Lombok Barat sebagai Terbaik I, Kabupaten Lombok Timur sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Halmahera Selatan sebagai Terbaik III.

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Mataram, sedangkan tingkat provinsi dimenangkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan daerah-daerah penerima penghargaan diharapkan menjadi contoh atau best practice bagi wilayah lain dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ajang penghargaan tersebut diselenggarakan Kemendagri bekerja sama dengan Garuda TV sebagai partner penyelenggara sekaligus media broadcast nasional untuk mendukung penyebarluasan inspirasi pembangunan daerah kepada masyarakat luas.

Kegiatan itu turut dihadiri Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.

Turut hadir pula Direktur Utama Garuda TV Fahmi M. Anwari bersama jajaran direksi Garuda TV yang mendukung penuh penyelenggaraan ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi di Indonesia.

Sumber : Pemprov NTT Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik, Gubernur Melki: “Ini Kerja Keras Semua Pihak” – NTT Pride

Post navigation

Previous Previous
Pengamatan Hama Anakan Kelapa di Desa Raporendu, Kecamatan Nangapanda
NextContinue
Perbanyakan APH Trichoderma di Laboratorium Lapangan Sikka Menghasilkan 118 Bungkus Starter
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search