Peringatan Dini Cuaca untuk NTT, 9–11 Maret 2026

Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk periode 9–11 Maret 2026. Dalam pengumuman tersebut, masyarakat di berbagai wilayah diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir.
Wilayah dengan Status Waspada
Pada periode ini, sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat.
- 9 Maret 2026:
TTS, Rote Ndao, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. - 10 Maret 2026:
Kota Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo. - 11 Maret 2026:
Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, Belu, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor.
Wilayah dengan Status Siaga
Beberapa daerah diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan.
- 9 Maret 2026:
Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai, Flores Timur, Lembata, dan Alor. - 10 Maret 2026:
Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat, Manggarai, Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor. - 11 Maret 2026:
Malaka, Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya.
Faktor Penyebab Cuaca Ekstrem
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer, antara lain:
- Menguatnya Monsun Asia yang membawa massa udara basah ke wilayah Indonesia bagian timur.
- Aktivitas La Niña lemah dan Madden–Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan pembentukan awan hujan.
- Sistem tekanan rendah di wilayah Darwin (Australia) yang memicu pertumbuhan awan konvektif.
- Kelembapan udara yang tinggi pada lapisan 850–500 mb dengan kisaran 70–95%.
Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang intens, terutama di wilayah NTT.
Potensi Dampak
Masyarakat diminta untuk mewaspadai kemungkinan bencana hidrometeorologi, seperti:
- Banjir dan banjir bandang
- Tanah longsor
- Pohon tumbang akibat angin kencang
- Gangguan transportasi darat, laut, dan udara
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk seluruh kabupaten/kota di wilayah NTT selama periode tersebut.
Imbauan kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
- Memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
- Menghindari aktivitas di daerah rawan longsor dan banjir saat hujan lebat.
- Mengamankan barang dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
Informasi cuaca terbaru dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG atau media sosial resmi BMKG.
