loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Dari Bolu Bokat, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah Bersama Warga Menanam Kopi Robusta

March 9, 2026March 9, 2026 Artikel
Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah Bersama Warga Menanam Kopi Robusta

Bupati Sumba Tengah Paulus S. K. Limu bersama Wakilnya M. Umbu Djoka melakukan penanaman perdana kopi robusta di Desa Bolu Bokat, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pengembangan komoditas perkebunan bernilai ekonomi serta mengubah pola pikir petani di wilayah Kabupaten Sumba Tengah.

Penanaman dilakukan bersama anggota Gapoktan Pelita dan Kelompok Tani Sinar Kasih. Sekitar 400 anakan kopi robusta ditanam sebagai tahap awal program pengembangan kopi di desa tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan PTSP, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretaris Camat Umbu Ratu Nggay Tengah, para penyuluh pertanian lapangan, serta tokoh masyarakat setempat.

Penjabat Kepala Desa Bolu Bokat, Harryanto Sakayu, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman baru dapat dilaksanakan setelah sebagian besar petani menyelesaikan aktivitas mereka di lahan persawahan.

“Hari ini kami menanam sekitar 400 anakan kopi robusta. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah hadir langsung untuk melaunching penanaman kopi robusta di Desa Bolu Bokat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk mulai mengembangkan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus S. K. Limu menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut tidak sekadar seremoni penanaman, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong perubahan pola pikir petani di Sumba Tengah.

Ia menilai salah satu tantangan pembangunan pertanian di daerah adalah pola pikir masyarakat yang masih terbatas pada pola usaha tradisional. Padahal, menurutnya, Sumba Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang subur dan mampu menghasilkan berbagai komoditas unggulan.

“Kami datang dengan ketulusan untuk mengubah mindset petani. Jika pola pikir tidak berubah, kita akan terus berada dalam kemiskinan. Jangan malas bekerja, karena perilaku dan mental malas dapat membuat kita tetap miskin, padahal daerah ini sebenarnya kaya dan subur,” kata Paulus.

Bupati juga mengungkapkan bahwa sektor ketahanan pangan di Sumba Tengah saat ini telah berada dalam kondisi surplus. Meski demikian, ia menilai pengembangan sektor pertanian perlu diperkuat melalui diversifikasi komoditas, terutama komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

Menurutnya, kopi robusta menjadi salah satu komoditas yang potensial dikembangkan karena dapat dipanen berkali-kali setelah masa tanam.

“Kerja sawah tetap penting, tetapi harus berjalan beriringan dengan menanam kopi. Kopi robusta ini sekali tanam tetapi bisa dipanen berkali-kali dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari program pengembangan kopi robusta, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah telah menetapkan enam desa sebagai desa percontohan. Keenam desa tersebut yakni Praikaroku Jangga, Bolu Bokat Utara, Dameka, Wailawa, Dewajara, dan Daha Elu.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan penanaman hingga satu juta anakan kopi robusta dalam tiga tahun ke depan. Target ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan komoditas perkebunan unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Paulus juga menekankan pentingnya membangun komunitas petani yang kuat sebagai penggerak perubahan di tingkat desa.

“Kita membutuhkan komunitas sekitar 100 orang yang bisa menjadi pionir untuk menggerakkan perubahan mindset petani di Sumba Tengah,” katanya.

Menurutnya, perubahan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada kemauan masyarakat untuk berinovasi dan bekerja secara kolektif.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengingatkan pentingnya memulai setiap pekerjaan dengan doa sebagai bentuk penyerahan diri kepada Tuhan sekaligus komitmen untuk bekerja dengan sungguh-sungguh.

“Kenapa sebelum menanam kita harus berdoa? Supaya apa yang kita doakan benar-benar kita kerjakan dengan sungguh-sungguh serta selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap hasil pekerjaan kita,” ujarnya.

Penanaman kopi robusta di Desa Bolu Bokat ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan perkebunan kopi di Sumba Tengah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan. Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Sumber: selatanindonesia.com

Post navigation

Previous Previous
DISTKP Mart Hadir di Car Free Day, Promosikan Produk Pertanian Lokal
NextContinue
Dukung Swasembada Pangan, Polri Gelar Penanaman Jagung Serentak di TTS
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search