loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Demotani 2025 Total 15 Ha di Tiga Kabupaten, Kacang Hijau Malaka Masuki Fase Generatif

February 27, 2026February 27, 2026 Artikel
Monitoring pertumbuhan kacang hijau, kegiatan desa mode pertanian (DEMOTANI), Poktan Fatusnapa Desa Bani Bani

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaksanakan Program Demotani (Desa Model Pertanian) APBD I Tahun Anggaran 2025 sebagai upaya peningkatan produksi komoditas strategis daerah, termasuk kacang hijau.

Secara keseluruhan untuk kacang hijau, total alokasi bantuan Demotani tahun 2025 mencapai 15 hektare yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu:

  • Kabupaten Timor Tengah Selatan
  • Kabupaten Sumba Barat
  • Kabupaten Malaka

Di Kabupaten Malaka, kegiatan Demotani dilaksanakan pada Kelompok Tani Fatusnapa, Desa Bani-Bani, Kecamatan Io Kufeu, dengan total luasan 2,5 hektare.

Dukungan Paket Bantuan Sarana Produksi

Dalam kegiatan ini, petani menerima paket bantuan berupa:

  • Benih kacang hijau unggul
  • Pupuk NPK
  • Herbisida

Bantuan ini bertujuan untuk memastikan pertanaman dapat tumbuh optimal sejak fase awal hingga panen, sekaligus menjadi percontohan bagi petani lainnya di wilayah sekitar.

Memasuki Fase Generatif: Penentu Hasil Panen

Saat ini, pertanaman kacang hijau telah memasuki fase generatif, yaitu fase pertumbuhan yang ditandai dengan munculnya bunga, pembentukan polong, hingga pengisian biji.

Secara teknis, fase generatif merupakan tahapan krusial karena:

  1. Pembungaan (R1–R2)
    Tanaman mulai membentuk bunga sebagai bakal polong.
  2. Pembentukan Polong (R3–R4)
    Bunga yang berhasil mengalami penyerbukan akan berkembang menjadi polong muda.
  3. Pengisian Biji (R5–R6)
    Nutrisi dan unsur hara sangat dibutuhkan pada fase ini untuk memastikan biji terisi penuh dan berkualitas.

Pada fase generatif, kecukupan unsur hara terutama nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) sangat menentukan jumlah dan kualitas polong. Oleh karena itu, penggunaan pupuk NPK dalam paket bantuan menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas.

Selain itu, pengendalian gulma melalui herbisida membantu mengurangi kompetisi unsur hara dan air, sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi secara maksimal.

Harapan Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Petani

Dengan kondisi pertanaman yang saat ini tumbuh baik dan telah memasuki fase generatif, diharapkan produktivitas kacang hijau di lokasi demotani ini dapat meningkat. Keberhasilan kegiatan ini juga diharapkan menjadi model pengembangan kacang hijau di Kabupaten Malaka dan wilayah lainnya di NTT.

Kacang hijau merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi cukup baik serta berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan diversifikasi pangan masyarakat. Melalui intervensi program Demotani APBD I 2025, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam peningkatan produksi dan kesejahteraan.

Post navigation

Previous Previous
Evaluasi OPT UGF pada Jagung 1,5 Hektar di Fatukoa, UPTD Proteksi Lakukan Monitoring Pasca Aplikasi Pestisida Siklon
NextContinue
5 Kunci Keamanan Pangan (Food Safety) yang Praktis untuk Diterapkan
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search