loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Digitalisasi Pertanian NTT Diperkuat melalui Sinergi dengan Pemprov DIY

April 29, 2026April 29, 2026 Artikel
Digitalisasi Pertanian NTT Diperkuat melalui Sinergi dengan Pemprov DIY

Digitalisasi Pertanian NTT terus diperkuat melalui sinergi strategis dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sinergi ini menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas produksi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada Senin, 27 April 2026. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima langsung Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Pertemuan ini juga dihadiri jajaran pemerintah provinsi dan perwakilan Bank Indonesia dari kedua provinsi. Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman tentang penguatan transformasi digital di sektor pertanian.

DIY Menjadi Rujukan Praktik Baik Digitalisasi

Pemprov DIY dinilai berhasil membangun fondasi digital yang mendukung pelayanan publik dan sektor strategis. Penguatan jaringan fiber optik menjadi salah satu dasar percepatan transformasi digital di DIY. Infrastruktur tersebut mendukung digitalisasi pendidikan, transportasi, perpajakan, pelayanan publik, dan pertanian.

Sri Sultan menegaskan bahwa pembangunan harus berjalan sebagai proses berkelanjutan. Menurutnya, setiap kebijakan perlu terus disempurnakan agar memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ia juga membuka ruang komunikasi yang fleksibel antara DIY dan NTT. Komunikasi tersebut dapat berjalan pada level provinsi hingga perangkat daerah kabupaten dan kota.

NTT Pelajari Platform Digital Pertanian DIY

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasi atas inovasi digital yang berjalan di DIY. Ia menilai platform Dipanen.id dapat menjadi contoh penting bagi penguatan pertanian digital.

Platform tersebut menunjukkan perdagangan hasil pertanian yang lebih transparan, efisien, dan berpihak kepada petani. Melki menyampaikan bahwa praktik baik tersebut akan dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan NTT.

Adaptasi program digital menjadi bagian penting dalam penguatan Digitalisasi Pertanian NTT. Digitalisasi juga diharapkan memberi kepastian harga bagi petani dan menjaga stabilitas pasokan pangan. Selain itu, sistem digital dapat membantu pengendalian inflasi daerah melalui rantai pasok yang lebih efisien.

Digitalisasi Perkuat Rantai Pasok Pertanian

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menilai digitalisasi penting bagi ketahanan pangan. Menurutnya, teknologi dapat mempercepat transaksi pertanian secara transparan dan akuntabel.

Digitalisasi juga mendukung penguatan kelembagaan petani menuju kemandirian dan daya saing global. Rantai pasok yang efisien dapat mengurangi hambatan distribusi komoditas pertanian. Kondisi tersebut penting untuk menjaga ketersediaan pangan dan kestabilan harga di daerah.

Penguatan Pertanian Berbasis Masyarakat

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan dukungan DIY terhadap sektor pertanian. Salah satu program yang dikembangkan adalah Lumbung Mataraman di berbagai kabupaten dan kota.

Program ini mengoptimalkan lahan pekarangan masyarakat dengan komoditas bernilai ekonomi. Petani milenial juga dilibatkan sebagai motor penggerak inovasi pertanian berbasis masyarakat. Model tersebut dapat menjadi referensi bagi pengembangan pertanian adaptif di NTT.

Sinergi untuk Ketahanan Pangan Daerah

Sinergi DIY dan NTT menjadi langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital pertanian. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan efisiensi, dan mendukung ekonomi daerah.

Praktik baik dari DIY diharapkan dapat direplikasi sesuai karakteristik wilayah NTT. Dengan pendekatan tersebut, Digitalisasi Pertanian NTT dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas daerah ini juga memperkuat peran pertanian dalam mendukung pembangunan nasional.

Sumber: Pemda DIY

Post navigation

Previous Previous
Jadi Pemasok Sayur, Buah, Bumbu Masak & Telur ke SPPG, Petani – Peternak di Kupang Timur Mulai Rasakan Dampak MBG
NextContinue
FGD dan Studi Banding Mutu Padi Bawang dan Merah di Jawa Tengah Dorong Hasil NTT
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search