Dinas Pertanian Provinsi NTT Dorong Pengembangan Lahan Kering dengan Komoditas Sorgum

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini melaksanakan kegiatan pengembangan lahan kering untuk komoditas sorgum bersama SMK Reformasi dan Pendeta dari Gereja Reformasi Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung pemanfaatan lahan kering yang melimpah di wilayah NTT, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.
Pengembangan sorgum sebagai komoditas unggulan bertujuan untuk memberikan solusi terhadap tantangan keterbatasan sumber daya alam di NTT, terutama di wilayah yang memiliki banyak lahan kering. Sorgum dikenal sebagai tanaman yang memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi iklim kering dan dapat tumbuh dengan sedikit air, menjadikannya pilihan yang ideal untuk pengembangan di daerah tersebut.
Melalui kolaborasi dengan SMK Reformasi dan Pendeta dari Gereja Reformasi Malang, diharapkan kegiatan ini dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat dalam mengelola lahan kering secara produktif. Para siswa SMK dan masyarakat juga dilibatkan langsung dalam pelatihan teknis terkait budidaya sorgum, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam bercocok tanam dengan cara yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya mendukung pemanfaatan lahan secara optimal tetapi juga berperan dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat NTT. Dengan adanya pengembangan sorgum diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan yang berkelanjutan, serta meningkatkan perekonomian lokal melalui diversifikasi komoditas pertanian.
