loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

KABAR GEMBIRA: Petani dan Pelaku Usaha Pertanian di NTT Siap Terima Bantuan dari Kementerian Pertanian RI

February 9, 2025February 9, 2025 Artikel
Menteri Pertanian Amran Sulaiman Siap Mengalokasikan Bantuan, Pembangunan, dan Perbaikan Infrastruktur Pertanian di NTT, sumber (link)

FK, Petani dan pelaku usaha pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini bisa bernafas lega. Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman mengumumkan bahwa pemerintah pusat siap mengalokasikan bantuan, membangun, dan memperbaiki infrastruktur pertanian di seluruh NTT guna mempercepat pencapaian swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Kerja Kementerian Pertanian bersama para kepala daerah se-NTT di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto, Gubernur NTT periode 2025-2030 Melkiades Laka Lena, Forkopimda NTT, serta para bupati dan walikota, termasuk Pj. Bupati Kupang Alexon Lumba dan Bupati Kupang periode 2025-2030 Yosef Lede.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pertanian menjadi prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi NTT.

“Kami di Kementerian Pertanian siap mengalokasikan bantuan yang dibutuhkan, mulai dari pembangunan irigasi, perbaikan jalan tani, hingga penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan infrastruktur yang lebih baik, produktivitas pertanian akan meningkat dan kesejahteraan petani pun naik,” ujar Amran.

Lebih lanjut, Amran menyebut bahwa 85% sektor ekonomi di NTT bergantung pada pertanian, peternakan, dan perikanan. Namun, banyak infrastruktur pertanian yang masih kurang memadai. Oleh karena itu, pemerintah pusat akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur guna memastikan efisiensi produksi dan distribusi hasil pertanian.

“Kami ingin memastikan bahwa para petani di NTT memiliki akses yang lebih baik terhadap sarana produksi dan pasar. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, NTT bisa menjadi salah satu daerah penopang utama ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Selain pembangunan dan perbaikan infrastruktur, Kementerian Pertanian juga akan menyalurkan berbagai bentuk bantuan bagi petani di NTT, antara lain:

  1. Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) – untuk meningkatkan efisiensi produksi.
  2. Benih Unggul dan Pupuk Bersubsidi – guna meningkatkan produktivitas pertanian.
  3. Dukungan Teknologi Pertanian Modern – seperti irigasi pintar dan pemantauan lahan berbasis drone.
  4. Pelatihan dan Pendampingan bagi Petani – untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing petani NTT.

Sementara itu, Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas perhatian khusus bagi NTT. Ia menegaskan bahwa dengan dukungan infrastruktur dan bantuan dari pemerintah pusat, NTT dapat mencapai swasembada pangan dalam lima tahun ke depan.

“NTT punya potensi besar. Dengan investasi di sektor pertanian dan infrastruktur, kita bisa menurunkan angka kemiskinan dari 20% ke bawah 10% bahkan mencapai 5% dalam lima tahun ke depan,” kata Andriko.

Bupati Kupang periode 2025-2030 Yosef Lede menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi bantuan dan memastikan program ini benar-benar memberikan dampak bagi petani.

“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak agar petani di Kabupaten Kupang dan seluruh NTT bisa merasakan manfaat nyata dari bantuan ini,” ujar Yosef. Dampak Positif bagi Petani dan Ekonomi Daerah

Dampak Positif bagi Petani dan Ekonomi Daerah

Dengan adanya pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian di seluruh NTT, diharapkan terjadi peningkatan produksi pangan, efisiensi distribusi hasil pertanian, serta peningkatan pendapatan petani.

Selain itu, akses pasar bagi petani juga akan semakin luas, sehingga harga jual hasil pertanian bisa lebih kompetitif. Dengan ekosistem pertanian yang lebih baik, NTT siap menjadi lumbung pangan nasional dan daerah yang lebih sejahtera.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menutup pernyataannya dengan optimisme: “Mari kita bergandengan tangan, berkolaborasi, dan memastikan bahwa NTT bisa melompat lebih jauh dalam sektor pertanian.

Dengan infrastruktur yang lebih baik, kita akan melihat perubahan besar dalam waktu dekat.” Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, semangat kepala daerah, dan kerja keras petani, masa depan pertanian di NTT terlihat semakin cerah.

Sumber : KABAR GEMBIRA: Petani Dan Pelaku Usaha Pertanian Di NTT Siap Terima Bantuan Dari Kementerian Pertanian RI – Fakta Hukum NTT

Post navigation

Previous Previous
Mentan Amran Masuk 5 Besar dengan Kepuasan Publik Tertinggi Versi LSI
NextContinue
Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Penganekaragaman Pangan Berbasisi Potensi Sumber Daya Lokal
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search