loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Kegiatan Perbanyakan Benih Kedelai

May 12, 2022November 25, 2023 Artikel

Kegiatan Perbanyakan Benih Kedelai

Benih merupakan salah satu input produksi yang mempunyai kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Ketersediaan benih dengan varietas yang berdaya hasil tinggi dan mutu yang tinggi, baik mutu fisik, fisologis, genetik maupun mutu patologis mutlak diperlukan di dalam suatu sistem produksi pertanian. 

Melalui dukungan Dana APBD I 2021 upaya untuk meningkatkan produktivitas kedelai dilakukan dengan perbanyakan benih kedelai. Kegiatan perbanyakan benih kedelai ini dilakukan di Desa Kajong Kecamatan Reok  Kabupaten Manggarai pada areal seulas 10 Ha. Variaetas yang digunakan adalah varietas Anjasmoro label ungu (BP). Varietas anjasmoro ini dipilih karena mampu beradaptasi dengan baik, produksinya tinggi yaitu daya hasil 2,03-2,25 t/ha, tahan rebah, polong tidak mudah pecah dan moderat terhadap karat daun.

Selain dana APBD 1, kegiatan pengembangan kedelai Varietas Detap juga dilakukan di Desa Kajong Kecamatan Reok  Kabupaten Manggarai dengan alokasi dana APBN 2021. Keunggulan utama kedelai Varietas Detap  adalah tahan pecah polong serta ukuran bijinya besar yaitu 15 gram/100 biji. Menariknya lagi, kedelai ini beumur tergolong genjah (singkat) yakni 78 hari serta memiliki daya hasil tinggi yaitu 2,70 ton/ha. 

Luas pengembangan kedelai varitas Detap di Desa Kajong Kecamatan Reok Kabupaten  Manggarai yakni 60 Ha. Panen perdana telah dilakukan pada jumat (06/08/2021) namun panen serentak baru akan dilakukan dalam 2 minggu kedepan.  Panen dilakukan dengan menggunakan alat panen kedelai yaitu Power thesser yang merupakan alat panen bantuan pemerintah provinsi lewat dana APBN 2021. 

Kegiatan perbanyakan benih kedelai di Kabupeten Manggarai ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu benih kedelai yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem perbenihan dan penangkar benih kedelai di Provinsi NTT. 

Post navigation

Previous Previous
Data BPS: Sektor Pertanian Serap Lapangan Kerja Tertinggi di Tahun 2022
NextContinue
Tanam Serempak di Lokasi Food Estate Sumba Tengah
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search