Kunjungan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ke Yayasan Alfa Omega Dorong Nilai Tambah Komoditas Rote Ndao

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kunjungan kerja sekaligus koordinasi di Yayasan Alfa Omega (YAO) GMIT Tarus. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi pengembangan sektor pertanian antarwilayah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi petani di Provinsi NTT.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membahas arah pengembangan serta hilirisasi komoditas unggulan daerah, yaitu Padi Gora, Kacang Mbokak, dan bawang merah. Pembahasan difokuskan pada upaya memberikan nilai tambah kepada produk tersebut agar memiliki daya saing pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
Koordinasi utama menekankan penguatan aspek pengemasan (packaging) serta akses pemasaran. Langkah ini diharapkan memungkinkan produk petani lokal Kabupaten Rote Ndao dapat masuk ke jaringan pemasaran modern, seperti NTT Mart dan pasar-pasar lainnya. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT dalam mendorong pertanian berbasis nilai ekonomi tinggi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan petani.
Sebagai wujud dukungan berkelanjutan,Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT sebelumnya telah memfasilitasi pengembangan tanaman sorgum seluas 15 hektar di wilayah Daiama, Landu Leko. Selain itu, disiapkan lahan penangkaran benih sorgum seluas 3 hektar di Bolatena guna mendukung kemandirian pasokan benih berkualitas bagi petani.
Kegiatan koordinasi ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin. Kehadirannya menjadi simbol sinkronisasi program lintas sektor, sehingga pengembangan pertanian dan hilirisasi komoditas di Kabupaten Rote Ndao dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat petani dan ketahanan pangan provinsi secara keseluruhan. Dengan sinergi yang terus diperkuat, DistanKP Provinsi NTT optimis sektor pertanian NTT semakin mandiri dan berdaya saing.
