loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Panen Jagung Bersama Gubernur NTT di UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita, Naibonat

February 28, 2026February 28, 2026 Artikel
Gubernur memimpin langsung proses Panen Jagung Bersama di UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita, Dinas Sosial Provinsi NTT, yang berlokasi di Naibonat.

Naibonat, Kabupaten Kupang 28 Februari 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Timur memimpin kegiatan Panen Jagung Bersama di UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita, Dinas Sosial Provinsi NTT, yang berlokasi di Naibonat.

Dalam pembukaan kegiatan, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang dicapai.

“Kita ketemu hari ini untuk bersyukur, dan kita akan memulai panen jagung di lahan milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.”

Kegiatan ini memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi NTT dengan luas total 5 hektar. Dari luasan tersebut, 2 hektar telah dipanen lebih dahulu untuk kebutuhan jagung muda, sementara pada kegiatan hari ini dilakukan panen terhadap 3 hektar jagung yang telah memasuki masa panen penuh. Panen ini merupakan bagian dari penguatan ketahanan pangan sekaligus pembinaan produktif di lingkungan UPTD.

Penanaman jagung dilakukan oleh perempuan dewasa yang berada di Panti Sosial Karya Wanita, yakni kelompok perempuan rentan masalah sosial yang dibina melalui kegiatan produktif di sektor pertanian sebagai bagian dari proses pemberdayaan dan peningkatan kemandirian.

UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita memiliki dua seksi layanan, yaitu Seksi Tuna Netra yang berada di Kupang dan Seksi Karya Wanita yang berada di Naibonat.

Di tengah hujan yang mengguyur lokasi panen, Gubernur menegaskan bahwa kunci utama pertanian di NTT adalah ketersediaan air. Selama air tersedia, kegiatan tanam harus dilakukan secara konsisten dengan menjaga ritme hingga tiga kali musim tanam dalam setahun agar produktivitas terus meningkat.

“Selama air ada, kita harus kerja dan tanam secara konsisten. Keberhasilan panen hari ini harus menjadi pemacu peningkatan produktivitas padi dan jagung ke depan,” tegasnya.

Gubernur juga memaparkan capaian produksi pangan daerah. Produksi beras NTT tahun lalu mendekati 1 juta ton gabah atau sekitar 500 ribu ton beras, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Produksi jagung juga menunjukkan tren peningkatan, meskipun belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan pakan ternak. Mengingat mayoritas masyarakat NTT merupakan konsumen jagung, peningkatan produksi dinilai sangat penting karena pertumbuhan sektor pertanian berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan peran strategis Bulog sebagai offtaker atau penyerap hasil panen petani. Kehadiran Bulog memberikan kepastian pasar dan harga bagi petani, sekaligus menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi masyarakat berpenghasilan rendah. Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan simbolis hasil panen jagung kepada Bulog serta bantuan pompa air guna mendukung keberlanjutan produksi.

Ke depan, Gubernur mendorong agar pelaku pertanian tidak berhenti pada pola lama “tanam – panen – jual”, tetapi bertransformasi menjadi “tanam – panen – olah – kemas – jual” sehingga nilai tambah produk tetap berada di daerah. Pemerintah, melalui perangkat daerah terkait, siap mendukung melalui pelatihan dan pendampingan pengolahan produk turunan berbasis potensi lokal.

Kepada anak-anak dan penghuni UPTD Tuna Netra dan Karya Wanita, Gubernur berpesan agar terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

“Tetap belajar dengan rajin, tinggal di sini dengan baik, terus berproduksi dan berkegiatan dengan baik. Pemerintah melalui Dinas Sosial akan terus mendukung agar kalian dapat berkembang dan mandiri.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bulog, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT beserta jajaran, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT beserta jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang beserta jajaran, serta Koordinator Penyuluh Pertanian.

Kegiatan ditutup dengan seruan bersama membangun daerah melalui sektor pertanian, dengan penyuluh pertanian sebagai penggerak pendampingan di lapangan.

“Ayo bangun Kabupaten Kupang, ayo bangun NTT. Melalui sektor pertanian, ayo bangun Kabupaten Kupang, ayo bangun NTT. Bersama penyuluh pertanian ayo bangun Kabupaten Kupang ayo bangun NTT.”

Seruan tersebut disambut antusias oleh seluruh hadirin sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Kupang dan Provinsi NTT melalui sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Post navigation

Previous Previous
Panen jagung bersama di Kelompok Tani Sodamolek, Desa Manusak
NextContinue
Poktan di TTU Diarahkan Tanam Padi Umur Pendek
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search