loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Perbanyakan Agen Pengendali Hayati (Beauveria basiana) di UPTD PKDLHP

March 9, 2026March 9, 2026 Artikel

Pengendalian hayati (biological control) merupakan cara pengendalian penyakit yang melibatkan musuh alami yang menguntungkan untuk mengurangi atau mengendalikan hama penyakit tanpa merusak lingkungan. Keuntungan dari pengendalian hayati meliputi ramah lingkungan, berkelanjutan, target spesifik dan mengurangi resistensi hama. Pengendalian hayati ini dapat menggunakan jamur entomopatogenik dan jamur antagonis seperti Beauveria bassiana dalam menggendalikan hama Helopeltis.

Beauveria basiana merupakan salah satu jamur entomopatogen termasuk organisme heterotrof yang bersifat parasit bagi serangga inang. Serangga yang terinfeksi B. bassiana akan mengeras dan mengeluarkan miselium berwarna putih. Proses B. bassiana dalam menginfeksi inang terdiri dari beberapa tahap, yakni penempelan konidia pada tubuh serangga, perkecambahan konidia, penetrasi dan invasi, serta pemusnahan. Berikut contoh gambar serangga Helopeltis yang terserang B. basiana.

Gambar Helopeltis sp yang sehat (a), yang terserang B. bassiana (b dan c)
Gambar Helopeltis sp yang sehat (a), yang terserang B. bassiana (b dan c)

Dalam dunia pertanian Beauveria bassiana memiliki kebermaanfaatan yang baik sehingga perlu untuk dikembangkan.

UPTD Perbenihan Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan dibawah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT telah melakukan perbanyakan berbagai Agen Pengendali Hayati (APH) diantaranya Beauveria bassiana. Proses perbanyakan APH ini rutin dilakukan oleh Seksi Pengelolaan Laboratorium dan Biopestisida melalui beberapa tahap yaitu:

1. Isolat Beauveria bassiana

  • Membuat media agar sebagai media tumbuh islolat Beuveria bassiana
  • Melakukan isolasi atau pemurnian islolat Beuveria bassiana
  • Melakukan identifikasi dan pengamatan pertumbuhan isolat ± 5-7 hari
Gambar (a) Isolat Beauveria bassiana
Gambar (a) Isolat Beauveria bassiana
Gambar (b) Mikroskopik Beauveria bassiana
Gambar (b) Mikroskopik Beauveria bassiana
Load More

2. Starter Beauveria bassiana

  • Membuat media tumbuh dari beras yang telah dikukus setengah matang kemudian ditaburi gula pasir 1- 2 sendok
  • Menimbang media beras sebanyak 50gram dalam plastik bening tahan panas yang kemudian disterilisasi menggunakan autoclave pada suhu 121°C selama 20–30 menit
  • Setelah media beras dingin dilanjutkan dengan inokulasi isolat Beauveria bassiana pada media beras secara aseptis untuk dijadikan starter
  • Melakukan identifikasi dan pengamatan rutin pertumbuhan starter Beauveria bassiana

Setelah 7 – 10 hari Starter B. Bassiana dapat diaplikasikan pada tanaman. Pengaplikasiannya dapat dilakukan dengan cara dicampur langsung ke tanah pembibitan atau dilarutkan dalam air + larutan gula untuk aplikasi siram. Perbandingan larutan dapat menggunakan 1 gelas air mineral larutan untuk 1 tangki semprot 14 liter. Aplikasikan ke tanaman pada sore hari, seminggu sekali.

Post navigation

Previous Previous
Identifikasi CPCL Pengembangan Bawang Putih di TTS dan TTU Dukung Peningkatan Produksi Nasional
NextContinue
Pemprov NTT Ikuti Rapat Percepatan Inventarisasi Lahan Baku Sawah
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search