Percepatan Tanam Padi di Lokasi CSR Okayo Dorong Peningkatan Produksi Pangan di Kabupaten Kupang

Kabupaten Kupang, 09 April 2026 – Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur menghadiri kegiatan percepatan tanam padi di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Okayo, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap percepatan realisasi program tanam serentak seluas 10.000 hektar di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan percepatan tanam tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi pangan daerah melalui optimalisasi pemanfaatan lahan baru. Program CSR di wilayah Kupang Timur sendiri telah didorong sebagai langkah strategis untuk memperluas areal tanam, meningkatkan indeks pertanaman, dan memperkuat ketersediaan pangan di daerah.
Pada kesempatan tersebut, penanaman padi dilakukan pada lahan seluas 39 hektar, dengan penanaman simbolis sekitar 1 hektar. Kegiatan lapangan melibatkan Brigade Pangan Mandala yang berperan mendukung pelaksanaan olah tanah hingga penanaman.
Kehadiran Brigade Pangan menjadi bentuk dukungan teknis bagi petani agar proses budidaya dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemanfaatan lahan sawah baru sehingga produktivitas lahan terus meningkat.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan terkait, antara lain Kepala BBRMP Wilayah NTT beserta jajaran, Kepala Balai Pelatihan Peternakan Wilayah NTT, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya sinergi lintas lembaga dalam mendukung percepatan tanam dan pengembangan lahan pertanian baru di Kabupaten Kupang.
Turut hadir pula Kepala Sekolah SMK Pertanian Lili Kupang bersama tim. Keterlibatan unsur pendidikan diharapkan dapat mendorong regenerasi petani muda sekaligus memperkuat keberlanjutan pembangunan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap percepatan tanam dapat meningkatkan indeks pertanaman dan mendorong kenaikan produksi padi di wilayah Kupang. Upaya tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemandirian pangan daerah serta mendukung keberhasilan program cetak sawah rakyat di NTT.
