loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Peringatan Dini Cuaca di Nusa Tenggara Timur (11–13 Maret 2026)

March 11, 2026March 11, 2026 Informasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku pada 11 hingga 13 Maret 2026. Informasi ini disampaikan melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas masyarakat.

Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

Pada periode tersebut, beberapa wilayah di NTT diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Daerah seperti Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Malaka, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, dan Sumba Timur termasuk dalam kategori waspada.

Selain itu, sejumlah wilayah lain seperti Kabupaten Kupang, Ende, Sikka, Flores Timur, Alor, serta Sumba Barat Daya berada pada status siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat memicu bencana hidrometeorologi.

Potensi Angin Kencang

Selain hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi di beberapa wilayah NTT selama periode tersebut. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, hingga wilayah di Pulau Sumba.

Angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, serta gangguan transportasi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terutama saat terjadi cuaca buruk.

Faktor Penyebab Kondisi Cuaca

Menurut BMKG, kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala regional seperti menguatnya Monsun Asia serta aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin. Fenomena ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.

Selain itu, adanya pusat tekanan rendah di wilayah Darwin, Australia bagian utara menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan angin di wilayah NTT. Kelembapan udara yang tinggi pada lapisan atmosfer juga mendukung terbentuknya awan hujan yang berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga sangat lebat.

Post navigation

Previous Previous
Panen Perdana MBTP 2025 di Sumba Barat Hasilkan 6,01 Ton per Hektar
NextContinue
Gerakan Pangan Murah di TVRI NTT, Pemerintah Hadir Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Idul Fitri dan Paskah
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search