loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Ribuan PPPK se-NTT Berdialog Virtual Bersama Gubernur, Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

March 5, 2026March 6, 2026 Artikel

Kupang, NTT – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan aspirasi dan kegelisahan mereka melalui dialog virtual bersama Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Kamis (5/3/2026).

Forum ini diselenggarakan secara terbuka agar suara para guru, tenaga kesehatan, petugas pertanian, perikanan, dan aparatur pendapatan daerah dari 22 kabupaten/kota dapat didengar langsung oleh pemerintah. Isu utama yang mengemuka adalah kekhawatiran terkait batas maksimal belanja pegawai 30% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, yang dinilai dapat mempengaruhi keberlanjutan status PPPK.

Bagi banyak PPPK, hal ini bukan sekadar soal regulasi, tetapi juga menyangkut masa depan pekerjaan, kesejahteraan keluarga, cicilan bank, pendidikan anak, dan keberlangsungan pelayanan publik di sekolah, puskesmas, serta sektor strategis lainnya.

Gubernur NTT menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dibahas di ruang tertutup. “Semua harus terbuka, transparan, dan dicarikan solusi bersama. Pemerintah Provinsi NTT akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, mendorong pengkajian ulang regulasi, serta mencari langkah untuk memperluas ruang fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan transfer pusat,” ujarnya.

“Harapan kita tentu tidak ada satu pun Bapak dan Ibu yang dirumahkan. Kita berjuang bersama agar ada solusi terbaik,” tegas Gubernur. Ia juga menekankan agar seluruh PPPK tetap semangat, bekerja dengan hati, dan menjaga agar pelayanan publik, khususnya pendidikan dan kesehatan, tetap berjalan dengan baik.

Di tengah dinamika kebijakan fiskal, satu hal yang tetap dijaga: pelayanan publik tidak boleh terhenti. Pendidikan harus terus berjalan, layanan kesehatan tetap terlayani, dan pembangunan daerah tetap bergerak maju.

Post navigation

Previous Previous
BMKG Prediksi Musim Kemarau Datang Lebih Cepat, Ini Jadwalnya
NextContinue
Audiensi PPPK dan Non-ASN DISTANKP NTT Bahas Status 284 Pegawai
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search