Sosialisasi Keamanan dan Mutu Pangan Segar di Kelompok Tani Ulanleo

Sosialisasi Keamanan dan Mutu Pangan Segar di Kelompok Tani Ulanleo dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT melalui Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman petani tentang pangan segar yang aman dan bermutu.
Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Tani Ulanleo, penyuluh pertanian, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kehadiran peserta menunjukkan adanya komitmen bersama dalam mendukung penyediaan pangan segar yang layak konsumsi.
Edukasi Keamanan dan Mutu Pangan Segar
Kegiatan ini bertujuan agar petani memahami penerapan keamanan dan mutu pangan segar. Pemahaman tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas hasil pertanian sejak proses budidaya hingga pascapanen.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai alur proses Prima 3. Alur ini perlu dipahami agar petani dapat menyiapkan produk pangan segar sesuai standar keamanan pangan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, petani diharapkan semakin sadar terhadap pentingnya pengendalian risiko pangan. Risiko tersebut dapat berkaitan dengan cemaran, residu, serta penanganan hasil pertanian yang belum sesuai standar.
Pengujian Sayur Sawi dan Bawang Merah

Dalam kegiatan sosialisasi ini, tim juga melakukan pengujian terhadap sampel pangan segar. Sampel yang diuji adalah sayur sawi dan bawang merah.
Pengujian dilakukan menggunakan rapid test kit. Alat ini digunakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan yang tidak sesuai dengan prinsip keamanan pangan.
Berdasarkan hasil pengujian, sayur sawi dan bawang merah menunjukkan hasil negatif (-). Hasil ini menjadi informasi penting bagi petani dalam menjaga mutu produk pertanian.
Mendorong Pangan Segar yang Aman dan Bermutu
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendorong penerapan keamanan pangan di tingkat petani. Upaya ini penting untuk melindungi konsumen dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pertanian lokal.
Penyuluh pertanian juga memiliki peran strategis dalam mendampingi petani. Pendampingan tersebut membantu petani menerapkan praktik budidaya dan penanganan hasil secara lebih baik.
Dengan adanya Sosialisasi Keamanan dan Mutu Pangan Segar di Kelompok Tani Ulanleo, petani diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara berkelanjutan. Penerapan tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pangan segar di Kabupaten Kupang.
Kesimpulan
Sosialisasi Keamanan dan Mutu Pangan Segar di Kelompok Tani Ulanleo menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman petani. Kegiatan ini memberikan edukasi tentang keamanan pangan, mutu pangan segar, dan alur proses Prima 3.
Hasil pengujian sayur sawi dan bawang merah yang negatif (-) menunjukkan pentingnya pemeriksaan pangan segar secara berkala. Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT terus mendorong terwujudnya pangan segar yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat.
