Wali Kota Kupang Sebut Koperasi Sebagai Tulang Punggung Ketahanan Pangan

Wali Kota Kupang Christian Widodo menegaskan pentingnya berkoperasi karena Koperasi sebagai tulang punggung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Penegasan ini disampaikan Wali Kota Christian Widodo pada acara peresmian Koperasi Merah Putih Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa pada Selasa 27 Mei 2025. Menurut Wali Kota, pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Kupang telah sesuai dengan amanat undang-undang Dasar (UUD) 1945 yang diatur dalam pasal 33 yang mengatakan bahwa perekonomian disusun berdasar atas dasar asas kekeluargaan.

“Koperasi adalah bentuk paling nyata dari asas kekeluargaan sehingga ini sejalan dengan pemerintah pusat”, sebut Wali Kota Kupang.

Bagi Wali Kota, Koperasi bukan hanya soal meminjam atau menabung, tapi Koperasi adalah simbol gotong royong warga.

“Koperasi adalah simbol kebersamaan, simbol kekeluargaan karena di Koperasi ada saling bahu-membahu dan saling membantu”, ungkap Wali Kota.

Koperasi Merah Putih kata Wali Kota adalah mesin kecil yang akan mendorong ekonomi rakyat, pemuda-pemudi kreatif, tukang ojek, pedagang kaki lima, petani, nelayan serta pelaku usaha kecil lainnya. Untuk itu Pemerintah Kota Kupang akan terus hadir dan mendampingi Koperasi yang dikelola dengan jujur, transparan dan penuh kasih.

“Koperasi akan menjadi jembatan harapan bagi banyak keluarga karena Koperasi adalah rumah pengharapan dan bukan sekedar kantor dengan tembok dan atap”, kata Wali Kota.

Pemerintah Kota Kupang tegas Wali Kota siap mendukung Koperasi karena Koperasi merupakan tulang punggung dari perekonomian kesejahteraan masyarakat. Koperasi lanjut Wali Kota dapat menumbuhkan ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan inklusif.

Wali Kota Kupang Christian Widodo meresmikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Oepura. Wali Kota didampingi Ketua Koperasi Dikson Haba

Sementara Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Oepura, Dikson Haba menjelaskan, Koperasi Merah Putih Oepura dibentuk pada 19 Mei 2025 sesuai hasil Musyawarah Kelurahan khusus tanggal 19 Mei 2025.

Menurut Dikson Haba, tujuan dibentuk Koperasi Merah Putih Kelurahan Oepura adalah untuk memberi manfaat bagi masyarakat Kelurahan Oepura. Dijelaskan Haba, dari berbagai program dan layanan yang disediakan di Koperasi Merah Putih, terdapat Tujuh Unit atau Gerai, yakni Gerai simpan pinjam, Gerai Gedak gudang beku atau Cold storage, Gerai sembako dan pangan, Gerai toko grosir dan eceran, Gerai klinik kesehatan atau apotik Kelurahan, Gerai pengolahan sampah dan Gerai sarana logistik masyarakat.

“Tentu saja perjalanan koperasi ini tidak akan mudah. Akan ada tantangan dan rintangan didepan kita, namun dengan semangat kebersamaan pasti kita bisa melewati semua itu”, ungkap Dikson Haba.

Sebagai ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Oepura, Haba juga mengajak seluruh warga Kelurahan Oepura untuk menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai Rumah kedua khususnya bagi masyarakat Kelurahan Oepura.

“Saya juga ingin mengajak seluruh masyarakat untuk aktif dalam berkoperasi, dan untuk itu kami mohon dukungan dari masyarakat semua untuk bergabung bersama kami”, ajak Haba.

Ditambahkan Haba, dari gerai yang ada,  Koperasi Merah Putih Kelurahan Oepura juga mempunyai unit pengolahan sampah sebagai bentuk dukungan pada Pemerintah Kota Kupang.

“Untuk mengolah sampah, kami hanya merekrut pekerja yang benar-benar adalah warga Kelurahan Oepura”, kata Haba.

Sumber : Wali Kota Kupang Sebut Koperasi Sebagai Tulang Punggung Ketahanan Pangan  – Kupang Metro

Similar Posts

  • Camat dan Kapolsek Malaka Timur Kompak kawal Pacul Tanah gratis Program Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS

    Camat Malaka Timur dan Kapolsek Kompak mendukung dan mengawal Program Unggulan Bupati Malaka Dan Wakil Bupati malaka.yaitu Program Pacul Tanah Lewat Pemberian 2 traktor besar untuk pacul tanah Gratis. Di 6 Desa sekecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka Propinsi NTT.

    Menurut Camat setiap program dan kebijakan pemerintah di tingkat atas harus didukung penuh. Kami sangat mendukung program Pacul Tanah Gratis. yang dicetuskan Bupati SBS Dan Wakil Bupati HMS.

    penting Untuk Di mengerti bahwa, Pemerintahan Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu, menjadikan Revolusi Pertanian Malaka ( RPM) sebagai salah satu dan yang Pertama Program unggulan.diantara 5 program mereka.

  • Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto Tinjau Banjir Rob di Tablolong, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

    Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto, meninjau kawasan pesisir Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, yang dilanda banjir rob pada Selasa (4/2).

    Dalam kunjungan ini, ia menyerahkan bantuan bagi warga terdampak dan memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

    Pj. Gubernur Andriko menerima laporan langsung dari Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba, Kepala BPBD Kabupaten Kupang Semy Tinenti, Kadis Sosial Paulus Liu, Kadis Pertanian Amin Juariah, serta Kepala Desa Tablolong Zet A.M. Nggadas. Ia menyampaikan keprihatinan atas dampak bencana yang menyebabkan kerusakan rumah, gagal panen rumput laut, serta kerusakan alat tangkap nelayan.

    “Banjir rob ini telah mengakibatkan lebih dari 1.000 orang mengungsi. Kami memastikan bantuan sosial dan pelayanan bagi masyarakat terdampak berjalan dengan baik. Saya juga mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca dari BMKG El Tari Kupang,” ujar Andriko.

    Dalam kunjungannya, Pj. Gubernur Andriko meninjau dapur umum di Kantor Desa Tablolong dan menyerahkan bantuan dari Pemprov NTT, termasuk beras, selimut, tenda gulung, family kit, kids ware, dan kasur.

    Kepala Desa Tablolong Zet A.M. Nggadas mengapresiasi penanganan cepat dari pemerintah.

  • Peningkatan Kapasitas Petugas Data Statistik Tahun 2025

    Kupang, 25 Juli 2025 – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT melaksanakan Bimtek Peningkatan Kapasitas bagi Petugas Data Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dari 22 Kabupaten/Kota Se Provinsi Nusa Tenggara Timur bertempat di Aston Kupang Hotel dan Convention Center.  Bimtek ini dilaksanakan dengan tujuan untuk untuk meningkatkan kapasitas petugas data dalam menghasilkan data statistik sektoral produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagipakaikan. Data statistik sektoral digunakan sebagai acuan dalam evaluasi dan pengendalian kegiatan pembangunan pertanian dan perkebunan, serta untuk memperkirakan antisipasi terhadap resiko dan hambatan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan.

  • Pengawasan Bersama Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Pasar Kasih Naikoten

    Kegiatan pengawasan bersama yang dilaksanakan oleh Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Pasar Kasih Naikoten, UD Panca Sakti, dan Aneka Niaga Swalayan, bertujuan untuk menjamin kepatuhan terhadap kebijakan harga pangan dan standar keamanan serta mutu pangan di pasar-pasar tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan, serta memastikan pangan yang beredar aman dan bermutu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Salah satu tujuan utama dari kegiatan pengawasan ini adalah untuk memastikan pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat produsen, dan Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat konsumen komoditas pangan. Dengan demikian, diharapkan harga pangan yang dijual di pasar-pasar dapat terjaga dengan baik, sehingga tidak merugikan produsen maupun konsumen.

  • Dandim 1613 Sumba Barat Panen Bawang Merah, Wabup Timotius Minta Warga Tanam Bawang, Jagung dan Padi

    Wakil Bupati Sumba Barat, Timotius Tede Ragga, S.Sos bersama Dandim 1613 Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen, S.E., M.Han dan sejumlah pejabat serta undangan lainnya mengadakan panen bawang merah pada lahan percontohan bawang merah yang ditanam Kodim 1613 Sumba Barat bersama seorang pengusaha juga adalah petani, Ongko Bobi Samapati di gelora Pada Eweta, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat, Rabu (1/10/2025).

    Dalam sambutannya, Wabup Timotius Ragga mengatakan bawang merah merupakan salah satu komoditi dagang memiliki harga bagus dan pangsa pasar luas di Pulau Sumba khususnya dan NTT umumnya.Selama ini, petani hanya menanam padi, jagung, kacang dan lainnya. Sementara usaha tanam bawang merah, bawang putih dan lainnya jarang bahkan tidak dilakukan.

  • Benih Padi Unggul Hasil Aspirasi Usman Husin, Tumbuh Luar Biasa di Sawah Desa Bena

    Harapan petani Desa Bena, Kecamatan Abansel, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mulai tumbuh dari sebidang kecil lahan uji coba.
    Beberapa hari lalu, Kelompok Tani (Poktan) Sahabat Desa Bena mencoba dua kilogram benih padi unggul, benih bantuan dari aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin. Uji coba sederhana itu menjadi penentu langkah besar berikutnya.
    Hasilnya jauh dari dugaan. Benih tumbuh seragam, kuat, dan sehat. Daya tumbuhnya dinilai sangat baik dan memberi keyakinan baru bagi para petani untuk menatap Musim Tanam I Tahun 2026 dengan optimisme.
    Ketua Poktan Sahabat Desa Bena, Roni Nubatonis, mengatakan uji coba dilakukan sebelum benih digunakan secara menyeluruh di lahan sawah milik anggota kelompok.