Yosef Lede Sebut Kabupaten Kupang Telah Capai Swasembada Pangan, Ada Lagi Target Besar Ini yang Ingin Dicapai

Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang saat ini telah mencapai swasembada pangan. Hal itu disampaikan Yosef Lede saat menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia secara daring di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang.
Hadir pada acara itu Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma. Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia secara daring di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang.
Menurut Yosef Lede Kabupaten Kupang sekarang ini sudah swasembada pangan. Ke depan, kita tidak lagi berpikir hanya untuk swasembada, tetapi bagaimana menjadi penyuplai bagi Kota Kupang.
Bupati Kupang juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian atas dukungan yang diberikan, serta kepada jajaran Dinas Pertanian dan para penyuluh.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Menteri Pertanian, serta kerja keras Dinas Pertanian dan para penyuluh sehingga pertanian di Kabupaten Kupang tahun ini sangat luar biasa,” ujarnya.
Meski demikian, Bupati mengakui bahwa pengelolaan lahan pertanian di Kabupaten Kupang baru mencapai sekitar 53%. Ia berharap adanya tambahan dukungan dari pemerintah pusat agar potensi lahan dan sumber daya air dapat dimaksimalkan.
“Kami berharap bantuan pemerintah pusat dapat dimaksimalkan sehingga seluruh lahan, baik untuk padi, jagung, maupun tanaman lainnya, dapat dikelola secara optimal,” tutup Bupati.
Dalam momen tersebut Wakil Gubernur NTT, Bupati Kupang dan unsur FORKOMPINDA menyerahkan hadiah lomba foto swasembada pangan kepada 13 pemenang lomba dan penyerahan alat mesin pertanian kepada kelompok tani, serta bantuan benih padi, jagung dan sarana produksi senilai Rp.3.782.625.000.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, Danrem 161 Wirasakti, Danlanud, Kepala Dinas Pertanian PROV NTT, Kepala Dinas Kab.Kupang, Para Penyuluh dan Kelompok Tani.
