loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Perbanyakan Kopi Arabika Komasti UPTD PKDLHP Dorong PAD dan Nilai Ekonomi Kopi NTT

April 15, 2026April 15, 2026 Artikel
Perbanyakan Kopi Arabika Komasti UPTD PKDLHP Dorong PAD dan Nilai Ekonomi Kopi NTT

Kupang, 15 April 2026 – Perbanyakan Kopi Arabika Komasti UPTD PKDLHP Dorong PAD menjadi langkah penting dalam pengembangan kopi unggulan di NTT. Program ini dijalankan oleh UPTD PKDLHP melalui Seksi Kebun Dinas secara terarah dan berkelanjutan. Kegiatan utamanya meliputi perbanyakan tanaman, pemeliharaan kebun, dan pengolahan pascapanen kopi. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan PAD Pemprov NTT dan memperkuat nilai ekonomi komoditas kopi daerah.

Kopi yang dibudidayakan merupakan jenis arabika komasti yang didatangkan langsung dari Puslitkoka Jember. Penggunaan bahan tanam unggul penting untuk menjaga mutu, keseragaman, dan produktivitas tanaman kopi. Benih yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan hasil panen yang lebih optimal. Oleh karena itu, perbanyakan kopi menjadi bagian penting dalam penguatan sektor perkebunan daerah.

Pemeliharaan kebun benih sumber juga dilakukan agar produktivitas kopi tetap terjaga. Kegiatan ini mencakup perawatan tanaman dan pengawasan kondisi kebun secara rutin.Kebun yang terpelihara baik akan menghasilkan bahan tanam berkualitas untuk pengembangan kopi selanjutnya. Langkah ini mendukung kesinambungan produksi kopi dan menjaga mutu hasil kebun.

Selain budidaya, pengolahan pascapanen juga menjadi tahap yang sangat penting. Proses ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomis kopi dan memperpanjang daya simpan produk. Pengolahan yang baik akan menjaga mutu biji kopi dan meningkatkan daya saing di pasar. Dengan demikian, kopi tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Melalui perbanyakan, pemeliharaan, dan pascapanen, UPTD PKDLHP berperan penting dalam pengembangan kopi NTT. Program ini mendukung peningkatan PAD sekaligus memperkuat kualitas kopi daerah. Ke depan, langkah ini dapat memperluas manfaat ekonomi bagi pemerintah dan masyarakat.

Post navigation

Previous Previous
Pemeliharaan Kebun Dinas Waikadada Dorong PAD NTT dan Produktivitas Kakao
NextContinue
Monitoring Dinas Pertanian NTT: Stok Pupuk Subsidi di Kota Kupang Masih Aman
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search