Pemeliharaan Kebun Dinas Waikadada Dorong PAD NTT dan Produktivitas Kakao

Kupang, 15 April 2026 – Pemeliharaan Kebun Dinas Waikadada terus dilakukan untuk memperkuat PAD NTT dari sektor perkebunan. Kegiatan ini dijalankan oleh UPTD Perbenihan Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan. Unit tersebut berada di bawah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Fokus utamanya ialah menjaga kebun tetap produktif, sehat, dan bernilai ekonomi.
Kebun Dinas Waikadada berada di Kabupaten Sumba Barat Daya dan memiliki peran penting bagi pengembangan kakao daerah. Kebun ini tidak hanya menjadi aset pemerintah, tetapi juga sumber pendapatan yang harus dikelola optimal. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga hasil kebun tetap stabil. Pemeliharaan yang baik juga membantu menjaga kondisi tanaman sepanjang musim produksi.
Kegiatan pemeliharaan benih kakao dilakukan secara teratur dan terarah oleh petugas lapangan. Pekerjaan utama meliputi pemangkasan dahan tua, pemangkasan tunas air, dan pengendalian OPT. Pemangkasan dahan membantu membentuk tajuk tanaman agar lebih seimbang dan menerima cahaya lebih baik. Pemangkasan tunas air menjaga distribusi hara tetap fokus pada bagian produktif tanaman. Sementara itu, pengendalian OPT menekan risiko serangan hama dan penyakit pada kakao.
Rangkaian kegiatan tersebut berdampak langsung pada produktivitas tanaman kakao di kebun dinas. Tanaman yang terawat cenderung tumbuh lebih sehat dan menghasilkan buah yang lebih baik. Perawatan yang konsisten juga membantu menjaga mutu benih kakao secara berkelanjutan. Hal ini penting karena benih berkualitas mendukung pengembangan perkebunan kakao di NTT.
Selain meningkatkan produktivitas, pemeliharaan kebun dinas juga mendukung tata kelola aset pertanian yang lebih efektif. Kebun yang produktif dapat memberi kontribusi nyata terhadap PAD NTT dari sektor perkebunan. Kegiatan ini juga memperkuat fungsi kebun sebagai contoh pengelolaan kakao yang terencana. Dengan pengelolaan yang tepat, Kebun Dinas Waikadada dapat terus memberi manfaat ekonomi dan agronomis.
