Wagub NTT Dorong BBH Oelbubuk Jadi Pusat Benih Bermutu dan Agro-Eduwisata

Kupang, 07 Mei 2026 – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT mendampingi Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, meninjau BBH Oelbubuk ada hari Rabu, 06 Mei 2026. Kunjungan ini berlangsung di Kabupaten Timor Tengah Selatan, bersama Bupati TTS dan jajaran terkait. Agenda tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan balai benih sebagai pusat layanan pertanian.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur memberi perhatian pada optimalisasi dan revitalisasi balai benih serta kebun dinas. Ia menegaskan, pertanian hari ini tidak cukup hanya berorientasi pada tanam dan panen. Pertanian perlu menghadirkan ilmu, inovasi, nilai tambah, dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
BBH Oelbubuk memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan hortikultura di NTT. Balai ini diharapkan memperkuat penyediaan benih bermutu bagi petani dan masyarakat. Benih bermutu menjadi dasar penting untuk meningkatkan produktivitas, mutu hasil, dan daya saing komoditas hortikultura.
Selain produksi benih, BBH Oelbubuk juga didorong menjadi ruang pembelajaran pertanian. Petani dapat memperoleh edukasi tentang budidaya, perbenihan, pengelolaan tanaman, dan pemanfaatan teknologi. Fungsi alih teknologi penting agar inovasi pertanian dapat diterapkan langsung di lapangan.
Pada kesempatan itu, Wagub bersama Bupati TTS dan jajaran menanam anakan rambutan di kawasan balai. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen terhadap penguatan hortikultura berbasis benih berkualitas. Langkah ini juga menegaskan pentingnya membangun pertanian dari sumber benih yang baik.
Penguatan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, petani, dan lembaga teknis. Kolaborasi tersebut diperlukan agar fasilitas balai memberi dampak nyata bagi produksi dan pembelajaran.
Ke depan, BBH Oelbubuk diarahkan menjadi kawasan agro-eduwisata yang memberi manfaat lebih luas. Kawasan ini dapat menjadi ruang belajar, pelatihan, riset, wisata, dan pengembangan agribisnis masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, balai benih dapat menjadi penggerak kesejahteraan petani dari akar.
