Dinas Pertanian TTU Fokus Pada Penanaman Padi 2.000 Hektare Untuk Capai Swasembada Pangan
Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menetapkan target ambisius untuk menanam padi seluas 2.000 hektare pada musim tanam pertama tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan produksi padi lokal dan mewujudkan swasembada pangan, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan beras dari luar daerah. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian TTU, Chairel Malelak, dalam percakapan telepon pada Minggu, 18 Januari 2026.
Chairel menjelaskan bahwa target ini sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian dalam acara panen raya serentak. Seluruh daerah turut serta dalam acara tersebut melalui sambungan virtual, dengan TTU menjadi lokasi yang paling banyak mengadakan Zoom meeting, mencakup 23 titik yang tersebar di wilayah tersebut.
Selain itu, untuk mendukung pencapaian swasembada pangan, Dinas Pertanian TTU bekerja sama erat dengan TNI, khususnya Kodim 1618/TTU, yang telah memberikan pengawalan dalam distribusi dan keamanan komoditas pangan. Chairel mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan Babinsa dalam mendampingi petani, sehingga upaya maksimal dapat dilakukan oleh penyuluh untuk meningkatkan produksi padi dan memenuhi target yang ditetapkan.
Pada tahun 2025, Dinas Pertanian TTU berhasil memproduksi padi sebanyak 37.594,12 ton dengan rata-rata hasil per hektare mencapai 4,59 ton. Untuk musim tanam pertama pada Januari 2026, pihaknya menargetkan penanaman padi di 2.000 hektare. Chairel menambahkan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari kerja sama antara penyuluh dan Babinsa dalam menyediakan data dan koordinasi yang baik dengan petani, guna mendukung pembangunan sektor pertanian yang lebih produktif di TTU.
Sebagai penghargaan atas kerja kerasnya, seorang penyuluh dari Kecamatan Bikomi Selatan baru-baru ini menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian berupa hadiah motor. Penyuluh tersebut berhasil menggalang petani untuk menanam padi seluas 84 hektare dalam sehari, menjadi contoh inspiratif bagi upaya peningkatan produktivitas pertanian di TTU.
