Distan KP NTT Gelar Gerakan Pangan Murah di Oesapa Timur, Warga Antusias Berbelanja Kebutuhan Pokok

KUPANG — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gereja GMIT Nazaret Oesapa Timur, Kota Kupang, Selasa 12 Mei 2026. Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari program stabilisasi pangan yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional hingga daerah. Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menghadirkan bahan pangan lebih dekat kepada masyarakat, sehingga warga tidak harus menempuh jarak jauh ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Christiany Ivonny Beda, SP, menjelaskan bahwa GPM menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga pangan.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memperpendek jarak antara sumber pangan dan konsumen. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok secara lebih mudah, lebih dekat, dan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Pelaksanaan GPM di Oesapa Timur juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang direncanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT sepanjang tahun 2026. Program ini diarahkan untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan, terutama pada waktu-waktu tertentu ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional, Perum BULOG, serta distributor pangan lokal. Berbagai komoditas disiapkan untuk masyarakat, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, tomat, bawang merah, bawang putih, susu, buah-buahan, hingga ikan segar.
Kehadiran GPM disambut baik oleh masyarakat Oesapa Timur. Warga menilai kegiatan seperti ini sangat membantu, terutama karena sejumlah kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih ringan. Antusiasme warga terlihat dari antrean masyarakat yang memadati lokasi kegiatan untuk membeli bahan pangan yang tersedia.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Nazaret Oesapa Timur, Pdt. Bengngu B. Djira, S.Th, juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan GPM tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berupaya memperkuat keterjangkauan pangan masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah melalui intervensi pangan yang tepat sasaran.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan GPM secara bijak, dengan membeli kebutuhan sesuai keperluan rumah tangga. Pemerintah juga terus mendorong sinergi bersama berbagai pihak agar ketersediaan dan keterjangkauan pangan di NTT tetap terjaga.
