Gema Prestasi dari Timur: 16 Penyuluh NTT Terima Penghargaan Nasional dari BPPSDMP

Kupang, 13 Juni 2025 — Sebanyak 16 Penyuluh Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur ditetapkan sebagai bagian dari 5.000 Penyuluh Pertanian Berprestasi Nasional oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian.

Penetapan ini tertuang dalam Surat BPPSDMP Nomor: B-16423/KP.590/I.2/06/2025, dan penghargaan akan diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) pada 21 Juni 2025.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas:

  • Pendampingan program pencapaian swasembada pangan nasional seperti LTT, Brigade Pangan, Serap Gabah, dan lainnya.
  • Input laporan secara lengkap dan konsisten pada apk.e-pusluh/e-monev brigade pangan.
  • Pencapaian target LTT pada periode Januari–Mei 2025.
  • Kesesuaian data LTT yang dilaporkan dengan data dari Dinas atau petugas data di wilayah masing-masing.

Pencapaian ini menjadi bukti kontribusi nyata penyuluh pertanian NTT dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian. (BID.KPP)

Similar Posts

  • Kapolda NTT Pimpin Kegiatan Tanam Jagung Serentak di Desa Letneo Kabupaten Timor Tengah Utara

    POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga memimpin langsung kegiatan menanam jagung serentak di Desa Letneo, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT, Selasa (21/1/2025).

    Kegiatan menanam jagung serentak ini sebagai bentuk dukungan terhadap program menanam jagung seluas 1 juta hektare.

    Momentum penanaman jagung ini bersamaan dengan launching nasional Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare di Desa Karang Mukti, Kecamatan Cipendeuy, Subang, Jawa Barat.

    Sebelum kegiatan seremoni menanam jagung, Kapolda NTT dan rombongan mengikuti video conference Kapolri dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta sejumlah pihak yang melaksanakan kegiatan yang sama di Desa Karang Mukti Jawa Barat.

    Turut ambil bagian dalam kesempatan itu, Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, Kadis Pertanian Kabupaten TTU, dan Forkopimda Kabupaten TTU.

    Pada kesempatan itu, Kapolda NTT beserta jajaran dan para tamu undangan menanam jagung di atas lahan seluas 1,5 hektare. Lahan tersebut merupakan milik Kelompok Tani Oebos.

  • Polres Kupang Gelar Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar untuk Dukung Ketahanan Pangan

    Oelamasi, KBC — Sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Polres Kupang melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak dengan total target lahan mencapai 1 juta hektar.

    Langkah ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kepolisian Polres Kupang dalam mendukung program 100 Hari ASTA Cita yang digagas Pemerintah Indonesia.

    Kegiatan utama berlangsung di Taklale, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dipimpin langsung oleh Wakapolres Kupang, Kompol Ribka Huberta Hangge, SH, MH, dengan didampingi jajaran PJU Polres Kupang, Forkompinda, serta dinas terkait Kabupaten Kupang.

    Selain kegiatan di Taklale, jajaran Polsek di bawah Polres Kupang turut melaksanakan penanaman di wilayah masing-masing.

    Kegiatan ini dipimpin oleh para Kapolsek yang berkolaborasi dengan camat serta pemerintah setempat.

  • Mentan Klaim Hilirisasi Pertanian Bisa Bikin Rupiah Menguat hingga Rp 1.000 per USD

    Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyebut bahwa hilirisasi di sektor pertanian dapat menurunkan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah menjadi Rp 1.000 per USD.
    Amran menjelaskan bahwa untuk mendukung hilirisasi sektor pertanian, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 371 triliun. Menurutnya, anggaran tersebut sudah diajukan dan disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.
    “Hilirisasi nanti Bapak Presiden perintahkan kami, anggaran Rp 371 triliun sudah beliau setujui,” ujar Amran saat mengisi acara Rapat Koordinasi dan PengendalianTriwulan II di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (29/7/2025).

  • Inovasi Pertanian NTT: Dari Pengendalian Hama hingga Peningkatan Produktivitas

    Di tengah tantangan perubahan iklim dan kelangkaan pupuk, sebuah laboratorium kecil di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, telah menjadi mercusuar inovasi pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sub laboratorium hayati ini, di bawah naungan UPTD Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati (PKDLHP), telah konsisten mengembangkan solusi ramah lingkungan untuk masalah pertanian sejak tahun 1996.

  • Kunjungan Kerja Menteri Pertanian : Akselerasi Produksi Pangan Nasional di Kabupaten Kupang – NTT menuju Lumbung Pangan Nasional

    Jumat, 24 Januari 2025 Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan akselerasi produksi pangan nasional khususnya di Kabupaten Kupang.

    Selain itu juga Beliau ingin meninjau langsung program pertanian yang tengah dilaksanakan di Kabupaten Kupang serta mendengarkan langsung aspirasi dari petani dan pihak terkait. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian didampingi oleh sejumlah pejabat yakni Wakil Asisten Staf Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Wanmil dan Kermarter Brigjen Heri Susanto, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur, Dr. Andriko Noto Susanto, SP., MP bersama Forkopimda Provinsi NTT, Penjabat Bupati Kabuparen Kupang Alexon Lumba, SH., M.Hum bersama Forkopimda Kabupaten Kupang, Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi NTT, Parlinggoman Simanungkalit, ST., M.PSDA, para Asisten Sekda berserta para pimpinan perangkat daerah Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.
    Menteri Pertanian RI memulai kunjungan kerjanya dengan mengunjungi Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang sebagai salah satu infrastruktur pertanian yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengurangi dampak kekeringan di wilayah tersebut.

  • Bupati TTU Resmi Luncurkan Beras Organik ECO Enzyme Ketahanan Pangan Indonesia

    Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) resmi meluncurkan beras organik berbasis Eco Enzyme sebagai salah satu produk unggulan daerah, dalam rangka mendorong pertanian yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati TTU dan dipimpin langsung oleh Bupati TTU, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo,S.IP, MA,

    Acara peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kamilus Elu,SH, Sekretaris Daerah Fransiskus Bait Fay, S.Pt, M.Si, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta kelompok petani dari berbagai wilayah di TTU.