Perbanyakan Kopi Arabika Komasti UPTD PKDLHP Dorong PAD dan Nilai Ekonomi Kopi NTT

Kupang, 15 April 2026 – Perbanyakan Kopi Arabika Komasti UPTD PKDLHP Dorong PAD menjadi langkah penting dalam pengembangan kopi unggulan di NTT. Program ini dijalankan oleh UPTD PKDLHP melalui Seksi Kebun Dinas secara terarah dan berkelanjutan. Kegiatan utamanya meliputi perbanyakan tanaman, pemeliharaan kebun, dan pengolahan pascapanen kopi. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan PAD Pemprov NTT dan memperkuat nilai ekonomi komoditas kopi daerah.
Kopi yang dibudidayakan merupakan jenis arabika komasti yang didatangkan langsung dari Puslitkoka Jember. Penggunaan bahan tanam unggul penting untuk menjaga mutu, keseragaman, dan produktivitas tanaman kopi. Benih yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan hasil panen yang lebih optimal. Oleh karena itu, perbanyakan kopi menjadi bagian penting dalam penguatan sektor perkebunan daerah.
Pemeliharaan kebun benih sumber juga dilakukan agar produktivitas kopi tetap terjaga. Kegiatan ini mencakup perawatan tanaman dan pengawasan kondisi kebun secara rutin.Kebun yang terpelihara baik akan menghasilkan bahan tanam berkualitas untuk pengembangan kopi selanjutnya. Langkah ini mendukung kesinambungan produksi kopi dan menjaga mutu hasil kebun.
Selain budidaya, pengolahan pascapanen juga menjadi tahap yang sangat penting. Proses ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomis kopi dan memperpanjang daya simpan produk. Pengolahan yang baik akan menjaga mutu biji kopi dan meningkatkan daya saing di pasar. Dengan demikian, kopi tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Melalui perbanyakan, pemeliharaan, dan pascapanen, UPTD PKDLHP berperan penting dalam pengembangan kopi NTT. Program ini mendukung peningkatan PAD sekaligus memperkuat kualitas kopi daerah. Ke depan, langkah ini dapat memperluas manfaat ekonomi bagi pemerintah dan masyarakat.
