loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Pemkab Sumba Timur lakukan pengembangan sorgum pada lahan 3.000 hektare

March 14, 2024March 14, 2024 Artikel
Lahan sorgum di Kelurahan Watumbaka, Sumba Timur, NTT. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Kupang (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) fokus melakukan pengembangan pangan lokal yakni sorgum pada lahan seluas 3.000 hektare.

“Sekarang kami sedang genjot soal sorgum, memang sudah mulai sejak tahun 2022, budidaya sudah lama, tapi baru kali ini dalam skala besar,” kata Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Herman Hunga Njurumana saat dihubungi dari Kupang, Sabtu, (24/2/2024).

Herman mengatakan benih sorgum yang telah ditanam pada masa tanam 2023 sebanyak 24 ton atau terbagi menjadi tujuh kilogram per hektare. Kini para penyuluh tengah melakukan pendampingan kepada para petani terkait pemeliharaan tanaman. Para petani diharapkan memperhatikan kebersihan kebunnya, lalu rajin melakukan monitoring untuk bisa mengetahui apakah ada serangan hama atau penyakit.

“Masyarakat diharapkan memanfaatkan potensi atau sumber daya lain untuk menunjang pemenuhan pangan keluarganya,” ucapnya.

Sebelumnya, pengembangan sorgum di Kabupaten Sumba Timur tahun 2022 dilakukan pada lahan 80 hektare yang terpusat di Kelurahan Watumbaka dan Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai.Hasil produksi benih sorgum dari lahan itu tercatat mencapai 10 ton.

Herman mengatakan sorgum memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan menguntungkan dari sisi ekonomi. Untuk kesehatan, pangan lokal ini cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes. Sedangkan dari sisi ekonomi, harga jual sorgum pun lebih tinggi dibanding pangan lainnya seperti jagung.

“Lalu sorgum menjadi tanaman yang tidak terlalu banyak membutuhkan sumber air,” ucapnya.

Upaya pengembangan sorgum di kabupaten itu tidak mudah. Herman berkata, masyarakat masih sulit menerima sorgum dibandingkan dengan jagung.

Namun, pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur bersama penyuluh pertanian terus memberi pemahaman tentang manfaat dari sorgum. Kini, mereka telah membangun sebuah gedung yang menjadi unit pengelolaan sorgum di Desa Palakahembi.

Dinas pun memberikan dukungan berupa bantuan benih dan pendampingan, sedangkan pengelolaan unit tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Herman pun berharap masyarakat pelan-pelan dapat memahami pentingnya melestarikan pangan lokal seperti sorgum saat ini.

“Sorgum bisa gantikan jagung atau beras untuk dikonsumsi,” kata Herman.

Sumber : Pemkab Sumba Timur lakukan pengembangan sorgum pada lahan 3.000 hektare – ANTARA News Kupang, Nusa Tenggara Timur – ANTARA News Nusa Tenggara Timur – Berita Terkini Nusa Tenggara Timur

Post navigation

Previous Previous
Sukseskan Program Food Estate, Menteri Basuki Gelar Rapat Koordinasi Bersama Menteri Pertanian
NextContinue
38 Tahun Mengabdi, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Memasuki Masa Purna Tugas
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
      • Kegiatan 2026
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search