Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov NTT Buka Kegiatan GPM

WARTANET NKRI – Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, membuka kegiatan Gerakan Pangan  Murah Serentak dalam rangka Hari Pangan Sedunia Ke XXXXIV Tahun 2024.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak tersebut dilaksanakan di Terminal Tabun Kelurahan Manulai Dua Kota Kupang, pada, Rabu, 16 Oktober 2024, sejak pkl. 09.00 pagi, hingga selesainya.

“Kegiatan ini untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan segaligus memperingati hari pangan sedunia yang ke XXXIV. Semoga apa kami lakukan ini sangat bermanfaat membantu seluruh warga kota Kupang dan khususnya di Kelurahan Manulai Dua,”ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, saat mebuka kegiatan GPM du Terminal Tabun-Manulai Dua. (sumber : link)

Oemboe menjelaskan, pemerintah provinsi selalu siaga untuk membantu masyarakat agar dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang dapat dijangkau. Karena itu sangat diharapkan semua warga dapat memanfaatkan kesempatan belanja bahan-bahan kebutuhan pangan keluarga dengan harga yang relatif murah dari harga pasaran umum.

“Terimakasih kepada rekan-rekan distributor dan UKM yang senantiasa mau terlibat bersama kami untuk memasarkan bahan-bahan pangan keluarga dengan harga yang murah untuk membantu masyarakat,”ucap Oemboe.

Pada kesempatan tersebut, Joaz Bily Oemboe Wanda, mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim Forkopinda, yang juga turut hadir pada kesempatan itu.

“Terimakasih kepada Danrem 161 Wirasakti Kupang, Terimakasih juga kepada pihak Polda NTT dan pihak Kejaksaan Tinggi NTT, yang sudah sempat hadir pada kegiatan hari ini,”Papar Oemboe.

Ratusan Warga Sedang Membeli Bahan-Bahan Pangan di Lokasi GPM. (sumber : link)

Pantauan media ini, bahan-bahan pangan yang dijual murah pada kegiatan GPM tersebut, antara lain, Beras SPHP harga Rp.60.000/5 Kg, Bawang Merah Rp.13.000/Kg, Bawang Putih Rp.45.000/Kg, Daging Ayam Rp.40.000/Kg, Beras Premium Rp.77.000/5 Kg, Gula Rp.17.500/Kg, Telur Rp.55.000/Rak, Minyak Goreng Rp.16.000/Liter, dan masih banyak lagi bahan pangan lainnya yang dijual murah di lokasi tersebut.

Tampak warga masyarakat sangat ramai hadir dan membeli bahan-bahan pangan yang dijual oleh para Distributor dan UKM.

Distributor yang terlibat dalam kegiatan tersebut, antara lain ;  Bulog NTT, ID Food, Bang Indonesia, Word Food day, dan sejumlah UKM lainnya.

Sesuai Jadwal Panitia, besok, pada hari Kamis, tanggal 17 Oktober 2024, Kegiatan GPM akan lanjut dilaksanakan di Masjid Airmata Kota Kupang. (PK/WNN).

Sumber : PLT KEPALA DINAS PERTANIAN PROV NTT BUKA KEGIATAN GPM – Wartanet NKRI

Similar Posts

  • Mentalitas Bisnis untuk Rote Ndao: Gubernur Melki Laka Lena Tekankan Optimalisasi PAD

    Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan perlunya perubahan pola pikir aparatur daerah dari sekadar pengelola rutin menjadi pencetak pendapatan. Dorongan itu ia sampaikan saat meninjau kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Rote Ndao, Sabtu (20/9/2025).

    Dalam pertemuan di Kantor Samsat Rote Ndao, Gubernur Melki yang didampingi Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Kaban Aset dan Pendapatan Daerah Provinsi NTT, Alexon Lumba, menegaskan bahwa setiap instansi pengelola potensi daerah harus berperan sebagai “badan pendapatan”, bukan “badan pengeluaran”.

    “Kita ini badan pendapatan, pikirannya harus cari duit. Jangan lebih besar pengeluaran daripada pendapatan,” ujar Gubernur Melki.

    Ia pun menginstruksikan agar segera disusun rencana aksi terukur di sektor pajak kendaraan bermotor, kehutanan, pertanian, hingga perikanan.

  • Gubernur NTT Ajak Akademi Teknik Kupang Kolaborasi Membangun Infrastruktur Pendukung Sektor Pertanian

    Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berkesempatan menghadiri acara Syukuran Penggunaan Gedung Kampus Baru dan Asrama Akademi Teknik Kupang di Kelurahan Maulafa Kota Kupang pada 26 April 2025. Pembangunan Gedung Kampus Baru dan Asrama Akademi Teknik Kupang tersebut atas bantuan dari Kementerian PUPR tahun 2024.
    Gubernur NTT dalam sambutannya mengharapkan Akademi Teknik Kupang semakin meningkatkan kualitas pendidikan untuk dapat mencetak lulusan yang handal, terampil dan punya soft skill yang baik. “Tentu dengan kehadiran gedung yang baru untuk mendukung perkuliahan dan asrama, maka diharapkan ada peningkatan kualitas yang harusnya juga luar biasa,” ungkap Gubernur NTT.

  • Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto Tinjau Banjir Rob di Tablolong, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

    Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto, meninjau kawasan pesisir Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, yang dilanda banjir rob pada Selasa (4/2).

    Dalam kunjungan ini, ia menyerahkan bantuan bagi warga terdampak dan memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

    Pj. Gubernur Andriko menerima laporan langsung dari Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba, Kepala BPBD Kabupaten Kupang Semy Tinenti, Kadis Sosial Paulus Liu, Kadis Pertanian Amin Juariah, serta Kepala Desa Tablolong Zet A.M. Nggadas. Ia menyampaikan keprihatinan atas dampak bencana yang menyebabkan kerusakan rumah, gagal panen rumput laut, serta kerusakan alat tangkap nelayan.

    “Banjir rob ini telah mengakibatkan lebih dari 1.000 orang mengungsi. Kami memastikan bantuan sosial dan pelayanan bagi masyarakat terdampak berjalan dengan baik. Saya juga mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca dari BMKG El Tari Kupang,” ujar Andriko.

    Dalam kunjungannya, Pj. Gubernur Andriko meninjau dapur umum di Kantor Desa Tablolong dan menyerahkan bantuan dari Pemprov NTT, termasuk beras, selimut, tenda gulung, family kit, kids ware, dan kasur.

    Kepala Desa Tablolong Zet A.M. Nggadas mengapresiasi penanganan cepat dari pemerintah.

  • Menuju Swasembada Pangan, 4 Langkah Regulasi Baru Ditetapkan Pemerintah

    TRIBUNPALU.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan empat regulasi baru telah diselesaikan untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan Indonesia pada 2027.

    Kebijakan ini, menurut Zulkifli, menjadi langkah strategis dalam menyinergikan program penguatan ketahanan pangan nasional.

    Zulkifli Hasan memastikan penyelesaian empat regulasi tersebut usai rapat koordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan sejumlah menteri kabinet.

    “Kami sangat gembira hari ini Pak Mensesneg membawa kabar yang sangat penting yang sudah kita tunggu lama,” kata Zulhas, sapaan akrab Zulkifli, usai melakukan rapat di kantornya, Jumat (31/1/2025).

    Pertama, regulasi yang telah selesai adalah Instruksi Presiden (Inpres) mengenai irigasi.

    Inpres Irigasi memungkinkan pemerintah pusat dan daerah untuk bekerja sama dalam membangun saluran irigasi secara bersamaan.

    Sebelumnya, antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sudah memiliki klasternya masing-masing dalam pembangunan irigasi.

    Contohnya seperti pemerintah kabupaten yang jatah pembangunannya ada hingga 1.000 hektare. Namun, seringkali dalam penerapannya mengalami keterbatasan dana.

    Oleh karena itu, dengan adanya Inpres Irigasi ini, pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat bisa bekerja sama dalam menggarap pembangunan saluran irigasi.