loader image
Close
Skip to content
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
  • Beranda
  • ProfilExpand
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan PublikasiExpand
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • KaleidoskopExpand
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data ProduksiExpand
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • LayananExpand
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Modernisasi Irigasi: Kunci Meningkatkan Produksi Pangan di Tengah Fenomena El Nino

April 17, 2024April 17, 2024 Artikel

Di tengah fenomena alam El Nino yang memanjang, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengoptimalkan sistem perairan pertanian. Air, sebagai kebutuhan pokok dalam pertanian, menjadi fokus utama guna meningkatkan produksi pangan di Indonesia. Kementerian Pertanian tidak henti-hentinya menggenjot modernisasi irigasi di berbagai penjuru negeri. Tujuan mulia ini adalah untuk mewujudkan swasembada pangan, suatu cita-cita yang telah lama diidamkan oleh bangsa Indonesia. “Modernisasi irigasi strategis dan rehabilitasi irigasi sangat penting untuk dilaksanakan,” ujar Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian, Dedi Nursyamsi, dalam keterangan tertulisnya.

Nursyamsi menambahkan bahwa strategi layanan irigasi harus mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari satu kali menjadi dua kali, bahkan tiga kali tanam, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas tanaman. Prioritas utama adalah peningkatan produksi padi/beras dan komoditas lain yang berada di daerah irigasi. Pendekatan yang diambil termasuk penerapan Climate Smart Agriculture (CSA). CSA merupakan implementasi teknologi dengan input rendah namun efektif dalam meningkatkan produktivitas, dengan risiko lingkungan yang minim. Dyah Susilokarti, penjabat Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, menjelaskan arah kebijakan Pengembangan Jaringan Irigasi tahun 2020-2024. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memenuhi dan meningkatkan ketersediaan air pada lahan sawah melalui pembangunan infrastruktur irigasi, yang berdampak pada peningkatan IP dan produktivitas pangan.

Salah satu metode irigasi yang dikembangkan adalah irigasi perpompaan, yaitu sistem irigasi yang menggunakan pompa air dengan distribusi melalui saluran terbuka maupun tertutup. “Sedangkan irigasi perpipaan adalah sistem irigasi secara gravitasi yang pendistribusiannya menggunakan pipa atau selang,” terang Dyah. Lebih lanjut, Dyah menambahkan peran embung dalam sistem irigasi. Embung berfungsi untuk menahan dan menampung aliran air yang bersumber dari mata air, hujan, sungai, dan sumber air lainnya. Fungsi ini penting untuk meningkatkan muka air dan rehabilitasi jaringan irigasi. Jaringan irigasi sendiri merupakan prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier, yang mencakup saluran tersier, saluran kuarter, dan saluran pembuang, boks tersier, boks kuarter, serta bangunan pelengkapnya. Semua elemen ini bertujuan untuk mempercepat tanam dan meningkatkan indeks pertanaman, yang pada gilirannya akan mendukung peningkatan produksi pangan nasional. ***

Sumber : Modernisasi Irigasi: Kunci Meningkatkan Produksi Pangan di Tengah Fenomena El Nino – Songgolangit FM 99,2 (pikiran-rakyat.com)

Post navigation

Previous Previous
Pj. Bupati Rote Ndao Tinjau Persawahan Nauina, Mata Air dan Cekdam Mamaluk serta Gudang Pupuk di Tungganamo
NextContinue
Plt Kadis Pertanian dan Pangan NTT, Apresiasi Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Untuk Provinsi NTT Tahun 2024
Logo Pemprov NTT
DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Email:
provnttdistankp@gmail.com

Social Media Link:
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
  • TikTok
Map Embed
Tautan
  • Kementerian Pertanian
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Statistik

© 2026 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

Scroll to top
  • Beranda
  • Profil
    • Tugas Pokok Fungsi
    • Selayang Pandang
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Informasi dan Publikasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Informasi
    • Kaleidoskop
      • Kegiatan 2023
      • Kegiatan 2024
      • Kegiatan 2025
    • Testimoni Petani NTT
    • Data Produksi
      • Tanaman Pangan (2018-2023)
      • Tanaman Hortikultura (2018-2024)
      • Tanaman Perkebunan (2018-2025)
    • Layanan
      • Layanan Sertifikat Benih
      • Layanan Sertifikat PSAT
      • Layanan Konsultasi WA
  • PPID
Search